SumanSutra

"Am a Vegan and Green to Save the World" twitter: @sumansutra fb:sumansutra LinkedIn: sudarman email: sumansutra@gmail.com

Wawancara dengan Dr. Zarin Azar tentang “Kekuatan Penyembuhan dari Alam”

Wawancara dengan Dr. Zarin Azar

tentang

“Kekuatan Penyembuhan dari Alam”

(asli dalam bahasa Persia)

Merupakan cuplikan dan tayangan di televisi internasional :

Supreme MasterTelevision, yang juga bisa diakses melalui internet: www.SupremeMasterTV.com

 

diterjemahkan oleh Tim Supreme Master TV

dan dapat diunduh di

http://suprememastertv.com/bbs/board.php?bo_table=healthy&wr_id=141

http://www.suprememastertv.com/ina/bbs/board.php?bo_table=featured_ina&wr_id=687&goto_url&url=link2_0#v

Dr. Azar adalah dokter spesialis dalam gastroenterologi, peneliti dan ahli pengobatan saluran pencernaan dan hepatologi  (peneliti dan ahli pengobatan hati). Selain berpraktek dan memfokuskan diri pada masalah nutrisi, Dr. Azar telah 25 tahun belajar sendiri di dalam bidangnya dan menjadi Anggota Seumur Hidup Asosiasi Kesehatan Nasional dan Mitra Seumur Hidup dari The Physicians Committee for Responsible Medicine (PCRM).

Dia mendapat sertifikat dari PCRM dalam penggunaan pola makan berbasis nabati dalam praktik klinik dan dari Our Place International dalam perawatan alami atas tubuh dan puasa. Mari kita mencari tahu mengapa Dr. Azar memilih adopsi pola makan nabati dengan mengikuti wawancara berikut ini.

 

Dr. Azar: Saya telah menjadi vegetarian sekitar 20 tahun. Begitu datang di Amerika, saya mulai kenal dengan pizza dan hamburger serta makanan lain semacamnya. Perlahan-lahan saya melihat bahwa tiap hari ukuran saya bertambah. Dan tidak hanya itu, tapi saya juga merasakan itu mempengaruhi energi saya. Saya amat lelah, saya tidak merasa fit. Akhirnya, setelah 2 sampai 3 tahun, saya berpikir bahwa ini bukanlah cara seharusnya saya melanjutkan hidup, dan sejak saat itu saya mulai membaca lebih banyak tentang nutrisi.

Hal pertama yang saya lakukan adalah berhenti makan daging merah. Seperti banyak orang lainnya, saya kira ayam dan ikan tidak lebih baik daripada daging merah. Lalu saya mengurangi ayam dan ikan dalam makanan saya dan akhirnya saya mulai berolahraga dan latihan fisik. Saya mengikuti proses itu dan juga membaca tentang nutrisi, dan pada saat yang sama, saya menemui masalah dengan hewan.

Harus saya katakan, walaupun saya menjadi vegetarian karena alasan kesehatan, masalah hewan menjadi penting untuk saya, dan nyatanya menjadi masalah mendasar dalam hidup saya. Dan saya benar-benar harus mengetahui penderitaan yang harus diderita para hewan, cara mereka dibesarkan, cara mereka menjadikan hewan menjadi gemuk, agar mereka dikonsumsi oleh kita manusia. Sejak saat itu, saya menjalani pola makan vegan ketat. Saya menjadi seorang vegan dan menjadi vegan sejak itu.

Supreme Master TV: Sebagai seorang rawfoodist (pelaku pola makan makanan mentah), Dr. Azar hanya mengonsumsi sayuran yang belum diolah dan dimasak. Pengikut pola makan ini tidak memanaskan makanan hingga di atas 46 derajat Celsius sebab mereka yakin hal ini bisa merusak enzim. Mereka juga percaya bahwa memasak menurunkan nilai nutrisi dan “tenaga hidup” makanan tersebut.

Dr. Azar: Pola makan makanan mentah membuat kita dapat menanam makanan kita sendiri, di manapun kita tinggal, baik di taman yang kita punyai, atau jika kita tinggal di apartemen, bisa juga pada kusen jendela. Dengan menanam sendiri buah kita sendiri di halaman, kita secara drastis dapat mengurangi semua efek transportasi (red., biaya, waktu dst) yang timbul dari makanan kita.

Pola makan makanan mentah membuat kita amat sehat, dan sebagai hasilnya kita tidak harus ke dokter dan minum obat amat banyak dan oleh karena itu juga kita telah membuat sebuah revolusi dalam bidang kedokteran. Menjalani hidup secara alami akan membantu kesehatan psikologis, sehingga kita dapat lebih memahami hidup dan menilai kembali semua keyakinan dan prinsip hidup kita yang kita lakukan, bahkan akan terjadi dengan sendirinya, tanpa memikirkannya.

Saya menjadi berpikir dan sadar bahwa banyak perubahan yang harus dilakukan untuk kepentingan umat manusia, hewan dan dunia. Hal itu hanya akan tercapai jika kita beralih ke pola makan makanan mentah. Dan pengalaman saya, baik dari kehidupan pribadi saya, maupun dari hubungan saya dengan pasien saya, telah menunjukkan bahwa ini adalah pola makan yang amat baik.

Tanpa keraguan, pola makan makanan mentah amat baik dan lebih unggul daripada pola makan omnivora atau pola makan daging. Karena dengan memasak makanan, banyak nutrisi dari sayur dan jenis makanan lainnya dihancurkan, Dengan pola makan mentah, kita dapat lebih banyak memperoleh nutrisi bagi tubuh. Oleh karena itu, saya percaya bahwa pola makan mentah merupakan tahap akhir dalam rangkaian nutrisi dan kesehatan manusia, kelestarian lingkungan kita serta kehidupan hewan.

Supreme Master TV: Jadi, sebagai ahli medis yang benar-benar mengerti sistem pencernaan manusia, apakah Anda menganggap pola makan mentah sebagai pola makan terbaik untuk kesehatan manusia?

Dr. Azar: Tidak diragukan lagi, tidak diragukan lagi. Dalam pendapat saya, tidak hanya sistem sosial kita yang tidak sehat dari sudut pandang diet, yang mempromosikan pola makan yang tidak pantas untuk kesehatan fisik kita, tapi juga sistem sosial dari sudut pandang mental dan emosional. Pola makan yang tidak pantas menyebabkan banyak masalah. Menurut saya, penyakit bukan hanya masalah kesehatan fisik. Saya kira manusia harus secara mendasar mengubah gaya hidup mereka, pandangan mereka tentang dunia, keyakinan pada diri mereka, keyakinan mereka pada kesehatan mereka, kekuatan tubuh mereka, keyakinan mereka bahwa Alam memiliki obat untuk semua penyakit.

Pola makan mentah merupakan pola makan alami manusia, baik ketika sedang mengandung, sudah tua, masih anak-anak (berapapun usia mereka), juga yang sedang sakit ( apa pun diagnosa dokter pada Anda), pola makan mentah merupakan pola makan yang terbaik untuk Anda.

Supreme Master TV: Dr. Azar aktif dalam bidang kesehatan masyarakat dan sangat banyak terlibat dalam organisasi Physicians Committee for Responsible Medicine (PCRM). Sebagai mitra seumur hidup organisasi itu, dia mengusulkan penerapan Undang-undang Gizi Anak nasional yang melingkupi program pengajaran gizi sekolah, memberi presentasi tentang kesehatan jantung dan pola makan pada masyarakat. Dr. Azar juga menulis banyak artikel tentang kesehatan.

Supreme Master TV: Dr. Azar, ketika menghadapi pasien, pernahkah Anda menyarankan mereka mencoba makanan mentah?

 

Dr. Azar: Oh, pasti, selalu. Ini adalah saran pertama dari metode perawatan saya. Semua pasien yang datang kepada saya, saya anjurkan makanan mentah . Tentu, ini tergantung pada penyakitnya, tergantung pada pasien yang datang kepada saya, dan gaya hidup dan tergantung pada pola makan mereka sebelumnya.

Tanpa ragu, rekomendasi saya adalah jika mereka bisa, mereka harus menjadi rawfoodist (red., menganut pola makan makanan mentah), dan jika ini tidak mungkin untuk mereka, saya sangat sarankan kepada mereka, untuk periode transisi, mereka harus menjadi vegan (red., meninggalkan semua produk hewani, termasuk daging, susu, telur dan ikan serta produk turunannya). Vegan adalah mutlak dan lebih lanjut, jika mungkin, mereka harus mencoba mengkonsumsi makanan mentah sedikitnya 80% dari semua makanan mereka. Saya ulangi di sini, untuk tiap penyakit, ada pola makan yang sesuai.

Sebagai contoh, seorang pasien dengan masalah kolesterol akan berbeda dari pasien kolitis. Saya anjurkan pola makan khusus bagi pasien kolitis, seperti buah-buahan tertentu, yang tidak begitu merangsang, sedangkan untuk pasien dengan kolesterol yang tinggi, atau untuk pasien diabetes, nasihat dietnya akan berbeda; untuk pasien diabetes, lebih banyak sayuran dan untuk pasien dengan kolesterol tinggi pola makan vegetarian yang berbeda akan disarankan. Tapi keseluruhan, saran saya pasien itu harus menerapkan pola makan vegan dan, setidaknya 80 sampai 85% pola makan mentah.

Supreme Master TV: Ya. Selain merekomendasikan pola makan mentah, apakah Anda juga memberi resep obat konvensional?

Dr. Azar: Tidak pernah. Begitu orang datang pada saya, sebenarnya mereka sudah mendapatkan resep. Saya melakukan yang terbaik membantu mereka secara bertahap menjauhi obat. Untuk beberapa penyakit, misalnya, seperti kolesterol tinggi, saya membantu mereka untuk segera meninggalkan obat-obatan. Untuk penyakit seperti kolitis, beberapa pasien mendatangi saya setelah memakai steroid dan prednisone, atau bahkan obat-obatan yang lebih berat, yang membuat sistem kekebalan mereka tertidur. Nyatanya, untuk pasien ini, setelah mencoba secara bertahap menghentikan obat yang mereka konsumsi dan disertai dengan melakukan perubahan gaya hidup serta perubahan pola makan, pasien itu sendiri menjadi sadar akan manfaat metode pengobatan saya.

 

Supreme Master TV: Bagaimana dengan penyakit khusus seperti kanker? Menurut Anda, apakah pola makan vegan mentah membantu menyembuhkan penyakit ini?

 

Dr. Azar: Saya tidak tahu ada penyakit yang tidak dapat dibantu oleh pola makan mentah. Saya tidak bisa katakan ini dapat sepenuhnya menyembuhkan mereka, karena itu akan tergantung pada proses dari penyakit itu, dan juga pada makanan masa lalu si pasien dan berapa besar mereka mengikuti pola makan baru ini. Tapi, saya perlu membuat satu hal yang jelas. Saya tidak melihat makanan sebagai obat. Makanan bukan obat; nyatanya, tubuh kita tidak perlu obat apa pun. Tubuh amatlah cerdas. Tubuh manusia maupun tubuh hewan, tubuh tumbuhan, dan secara umum, alam amat cerdas, dan kepandaian alam ini tahu bagaimana menyembuhkan diri sendiri dan memperbaiki penyakit apa pun, atau luka.

Oleh karena itu maksud saya bukan bahwa agar disembuhkan kita harus menghindari obat dan menggantinya dengan tanaman dan makanan; maksudnya kita harus menciptakan suatu sistem sehingga tubuh kita memiliki kesempatan untuk memanfaatkan kekuatan alami sendiri dan mengobati penyakit. Maksud saya, tubuh kita sedang bertarung siang dan malam dengan berbagai gejala.

Tentang kanker, siang dan malam sel kanker diproduksi di tubuh kita, dari aktivitas metabolik di tubuh kita, dan dari sisa material yang dihasilkan. Tapi tubuh cerdas kita dengan sadar tahu bagaimana membersihkan dan membuang sel-sel kanker ini. Tubuh kita tahu bagaimana menyingkirkan sisa material yang dihasilkan sebagai hasil dari aktivitas metabolik dalam tubuh kita, yang amat berbahaya dan dikeluarkan melalui ginjal, sebagai kotoran, melalui keringat, melalui mulut kita, dan kulit kita.

 

Supreme Master TV: Apakah kita perlu memakai suplemen vitamin sebagai tambahan pada pola makan vegan dan pola makan mentah?

Dr. Azar: Kepada siapa pun yang mengajukan pertanyaan semacam ini saya selalu menjawab bahwa “orang vegan tidak memerlukan suplemen, tapi orang yang makan daging lahyang paling perlu suplemen makanan.” Anda lihat, seperti yang saya sebutkan sebelumnya, vegan dan pola makan mentah adalah makanan utama untuk manusia. Maksudnya, apakah kita harus atau tidak minum tablet suplemen makanan, itu tertentu tergantung pada pandangan, tentang sikap kita terhadap makanan. Jika kita punya pola makan baik, jika kita adalah vegan, jika 80-85% makanan kita adalah dari sayuran segar dan buah, dan jika seluruh gaya hidup kita sehat, kita tidak perlu memakai obat apa pun.

Kita semua terhubung; ini adalah pesan saya. Kita sangat perlu belajar bagaimana hidup sederhana. Mengamati alam dan belajar dari alam. Dan kita harus berusaha bertanya pada diri sendiri di pagi hari, apa yang bisa saya lakukan untuk memberi manfaat pada kesehatan saya, kesehatan lingkungan saya dan membantu kesehatan para satwa.

 

Supreme Master TV: Sebagai bagian dari standar paket perawatan resimen yang dia berikan, Dr. Azar meminta pasiennya untuk beralih melakukan pola makan tanpa produk hewani sama sekali demi sejumlah alasan penting. Satu-satunya pengecualian adalah ASI, karena ASI adalah satu-satunya sumber nutrisi yang cocok bagi bayi. Produk olahan susu harus dihindari pada setiap tingkatan usia, karena konsumsi susu dari hewan dapat memberikan dampak merusak kesehatan.

 


Makanan mentah atau makanan kehidupan atau living food adalah makanan yang masih mengandung berbagai enzim kehidupan (berasal dari energi matahari melalui proses fotosintesa) dan yang tidak dipanaskan di atas 45 derajat Celsius. Daging, telur, ikan dan susu mentah tidak termasuk ke dalam golongan makanan kehidupan karena mereka tidak lagi mengandung enzim kehidupan.

No comments yet»

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: