SumanSutra

"Am a Vegan and Green to Save the World" twitter: @sumansutra fb:sumansutra LinkedIn: sudarman email: sumansutra@gmail.com

Solusi Hidup Sehat Sepanjang Masa, 2, Misteri yang Terabaikan

Solusi Hidup Sehat Sepanjang Masa, 2,

Misteri yang Terabaikan

Pak Ian melanjutkan pembahasannya….  

    Kurangnya pengertian kita akan pemahaman aspek kesehatan dan proses yang menyebabkan kehidupan berlangsung, menyebabkan kita tidak sampai pada suatu pengertian untuk membatasi apa yang sebaiknya dibatasi, mengkonsumsi apa yang seharusnya diperlukan dan menjadikan kita membiarkan kebiasaan mengkonsumsi berlebihan, atau yang jelas tidak sehat, menyebabkan kita terperangkap dalam berbagai penyakit.

   Makin sering kita makan enak, makin tinggi pula resiko kita makan berlebihan. Apalagi kemampuan membeli tidak menjadi persoalan, sehingga lengkap kita berisiko pada kekenyangan, minum yang pasti tidak seimbang dan memicu pH. darah menjadi berkurang kebasaannya atau keasamaannya bertambah, yang sama sekali kita tidak sadari berakibat luar biasa buruk bagi kesehatan.

    Persoalan pH. tubuh atau pH. darah khususnya menjadi bermasalah, terdehidrasi, darah akan menjadi cenderung asam, menyebabkan kekentalan darah relatif bertambah, miskin menyerap oksigen, mudah terjadi penumpukan sel darah yang dapat menyebabkan tersumbatnya kapiler terhalus, menyebabkan dinding pembuluh darah tertentu terkikis, mengalami kerusakan atau mengalami perubahan struktur menjadi melunak dan mengapur, merusak sel darah merah sendiri, kekentalan menghalangi reseptor insulin untuk mengangkut gula darah diproses, menyebabkan gula darah bertumpuk terus menerus, membuat gula darah terfermentasi menjadi asam laktat yang memperparah tingkat keasamaan, menyebabkan terhalangnya peredaran darah dan memicu peningkatan kerja jantung yang menyebabkan meningkatnya hipertensi, agar peredaran darah dapat mencapai kecepatan normal tetapi pada tekanan yang tinggi dan membahayakan dan semua hal diatas akan berakibat membuat ketidakseimbangan yang memicu berbagai akibat kerusakan dan berbagai penyakit.

  Tingkat keasaman dan dehidrasi yang semakin tinggi berdampak pada timbulnya penyakit atau keadaan hipertensi, penyumbatan pembuluh darah jantung, serangan jantung, stroke, diabetes, osteoporossis, osteoartritis, dan berbagai penyakit lain dan semakin asam semakin memicu berbagai oksidant dan radikal bebas merusak, memutasi sel, memicu terkena berbagai jenis kanker yang sangat subur dalam keadaan pH yang asam.

  Misteri sumber berbagai penyakit ini sangat membukakan kita untuk mengubah pola pikir selama ini akan ketidakpedulian kita.

  Menjadi sehat adalah sangat berharga, sehingga harus diperjuangkan dengan cara apapun juga harus dijaga agar kesehatan itu tetap dalam keseimbangan yang terbaik.

  Kepada mereka yang terlanjur menjadi sakit, mau mengubah diri menjaga agar secara bertahap keseimbangan tetap dapat dicapai, tentunya dengan sementara harus tetap berobat sampai keadaan tidak membahayakan atau memungkinkan menjalani kehidupan sehat dan memperbaiki cara berpikir untuk tetap menjauhi atau membatasi hal yang menimbulkan ketidakseimbangan.

catatan:  Dalam kondisi terpaksa, kalau yang ada hanya makanan tidak sehat, apa yang harus kita lakukan? Mana yang kita pilih, makan apa saja yang ada sekalipun itu racun atau meracuni tubuh, atau berdiam diri tetap tidak makan? Buat apa kenyang kalau justru membuat tubuh makin lemah. Cuma saja, benarkah kita pernah dalam kondisi terpaksa seperti itu padahal kita masih mampu buka internet, bisa bepergian, atau melakukan pertemuan social yang lain? Benarkah terpaksa atau kita “malas” mencari yang lebih baik? hehehehe…

dari Pak Ian lagi …

ASUPAN MAKAN BERLANGSUNG MELALUI PROSES PENCERNAAN AGAR NUTRISI TERTENTU YANG DIBUTUHKAN TUBUH BAGI MESIN KEHIDUPAN DAPAT DISERAP DENGAN BAIK, TETAPI TERNYATA BAGIAN TERBESAR SEBESAR 99% LEBIH, TERBUANG BERUPA TINJA DAN BAGIAN TERKECIL SAJA YANG DAPAT DISERAP DENGAN BAIK.

KARENANYA MANFAATKAN MENGKONSUMSI YANG BAIK, YAITU ASUPAN YANG BERMUTU, MENGUNYAH YANG LEBIH HALUS, UNTUK MEMBANTU PROSES PENYERAPAN MENGHASILKAN LEBIH BANYAK NUTRISI TERSERAP, UNTUK MEMBERI MAKANAN BAGI KEHIDUPAN SEKITAR 100.000.000.000.000 SEL, ATAU SERATUS TRILLIUN SEL TUBUH YANG HARUS DIJAGA DAN DIPELIHARA SEPANJANG WAKTU, AGAR KESEIMBANGAN KESEHATAN MESIN TUBUH ATAU METABOLISME DAPAT BERJALAN SEIMBANG DAN TIDAK RENTAN BERBAGAI PENYAKIT.

JANGAN JADIKAN TUBUH MANUSIA SEBAGAI PABRIK TINJA YANG SANGAT SUBUR,  MAKANLAH SECUKUPNYA SAJA, TETAPI PILIHLAH KUALITAS MAKANAN DAN BANTU DENGAN BENTUK MENGUNYAH YANG BAIK.

MAKA TUBUH AKAN BERKECUKUPAN MENDAPAT NUTRISI, OTAK TIDAK MENGISYARATKAN RASA LAPAR TERUS MENERUS, TIDAK MENJADIKAN KEGEMUKAN DENGAN BERBAGAI RISIKO PENYAKIT, TETAPI KITA AKAN MENDAPATKAN TUBUH YANG BERISI, SEHAT, SEGAR DAN IMMUNITAS TINGGI.

catatan:  kita tidak mau membuat tubuh kita jadi pabrik tinja bukan? hehehe…, yuk kita kurangi makan, makan dengan lebih bijak. Smart Eating!

Difusi

   Salah satu proses yang sangat penting adalah proses difusi, proses yang terjadi karena perbedaan tekanan menyebabkan sesuatu zat berpindah ketempat yang lainnya, yang menyebabkan rahasia besar ini terungkap oleh kita untuk mengerti mengapa proses metabolisme atau kehidupan ini dapat berlangsung secara teratur dan membawa kehidupan selaku manusia seutuhnya.

   Proses difusi ini menyebabkan berbagai sari makanan tertentu dan oksigen dapat diserap melalui lembaran tipis yang disebut membran dan berpindah kealiran darah yang kita sebut sebagai mekanisme penyerapan karena perbedaan tekanan yang menyebabkan mereka tertekan terserap masuk atau keluar, sesuai dengan fungsinya.

  Perlu diketahui sel darah yang konon untuk mereka yang dewasa berjumlah 30 milyar lebih, mempunyai tugas melakukan penyerapan oksigen dan juga membuang hasil buangan berupa CO2, sedangkan plasma darah sebagai bagian cairan darah bertugas melakukan penyerapan nutrisi tertentu, mengantarkannya ke sel untuk diproses lebih lanjut bersama oksigen yang dibawa oleh sel darah.

  Penyerapan sari makanan atau nutrisi dari usus halus oleh plasma darah, sedang penyerapan oksigen dari  kantong-kantong udara  paru-paru oleh sel darah, pelepasan CO2 dari darah kekantong-kantong udara diparu-paru oleh sel darah, distribusi nutrisi dan oksigen kepada seratus trilyun sel, pada pembuluh kapiler oleh aliran darah, pembuangan urine dan keringat melalui saringan ginjal oleh aliran darah, semuanya dilakukan dengan proses tidak langsung, melainkan melalui proses difusi, melalui membran tipis, yang karena sedemikian kecilnya partikel, dapat secara difusi menembus atau menyerapnya dan melaksanakan tugasnya dengan sempurna, ikut aliran darah.

  Anda harus dapat membayangan bahwa semua bentuk asupan makanan atau minuman akan melalui proses penyerapan secara bertahap dalam usus halus, dan sisanya jumlah padatan yang tidak dapat diserap akan terbuang sebagai tinja.

  Anda harus memahami juga bahwa yang dapat diserap adalah sangat terbatas pada nutrisi tertentu dan cairan, sehingga sebagian terbesar meskipun menjadi bubur atau menjadi haluspun, akan tetap dan tidak dapat diserap, terbuang menjadi bentuk tinja.

  Mengapa nutrisi tertentu? Bukannya banyak nutrisi, sehingga aliran darah dipenuhi atau dipadati oleh beragam nutrisi, yang akhirnya memadati, menghalangi kelancaran jalannya peredaran darah, dan secara alami kita memang hanya membutuhkan sebagian kecil nutrisi yang netral yang dapat terlarut dan yang tidak mengganggu peredaran darah. 

  Nutrisi yang terserap kelak masih akan diproses organ hati sehingga siap dikirimkan keberbagai sel yang membutuhkannya.

  Pengetahuan itu membuka pengertian kita semua untuk berkonsumsi dalam jumlah terbatas, bukan untuk membuang sia-sia menjadi tumpukan tinja, bahkan dapat mengganggu kesehatan.

  Kecuali kita berbakat menjadi raksasa, atau menginginkan bentuk tertentu, maka kebutuhan nutrisi akan lebih banyak, atau bahkan kita perlu makan sepanjang waktu agar dapat menyerap nutrisi tak terbatas.

 Dalam masa tertentu seperti masa pertumbuhan, tubuh masih cenderung bersifat basa, menyebabkan penyerapan lebih banyak berfungsi, tetapi semakin berumur dan semakin menua maka tubuh cenderung asam, sejumlah mekanisme penyerapan yang kita namakan villi atau bulu halus yang fungsinya menyerap nutrisi sepanjang usus halus, sejalan dengan usia yang menua, akan semakin berkurang, atau kurang berfungsi, sehingga mengurangi kapasitas penyerapan nutrisi, yang memang menjadi dibatasi atau terbatas sehingga kita mengatakan sesuai takdir memang usia manusia terbatas, tubuh semakin asam, mulai bertahap terjadi bermacam bentuk gangguan kesehatan, sehingga menyadarkan kita untuk berpikir menetralkannya, mengakalinya dengan memilih makanan yang bermutu, menjaga tingkat keasaman tidak menurun dan menjaga tetap sehat, awet tua.

  Sekarang Anda juga mulai mengerti, keseimbangan metabolisme harus seimbang, jika asupan nutrisi dan oksigen dalam proses difusi melalui pembuluh darah kapiler yang paling halus yang berhubungan dengan membran sel-sel, tidak dapat segera memasuki sel otak, jantung, berbagai organ, maka akan terjadi kerusakan besar atau kecil, karena sel yang bersangkutan akan kekurangan nutrisi dan oksigen, menjadi mati atau kekurangan, terbentuk radikal bebas, oksidasi atau tidak dapat lagi berfungsi atau berada dalam situasi yang membahayakan.

  Stroke, kerusakan jantung, gagal ginjal karena kurang berfungsi, kebutaan, sakit kepala dan sederetan penyakit lain, yang intinya terjadi karena sel yang bersangkutan tidak lagi bisa berfungsi dengan baik.

  Gejalanya bisa saja diawali dengan penyumbatan, pengerasan pembuluh darah, darah menjadi tidak elastis, kekentalan relatif yang tidak dirasakan, bertumpuknya sel darah merah, memicu perlambatan atau penyempitan akibat reaksi saraf yang memicunya penyempitan, secara bertahap atau secara seketika.

   Agar proses metabolisme itu berjalan baik dan cukup sempurna, maka bahan baku makanan dan air asupannya harus seimbang, antara lainnya harus memenuhi syarat kecukupan, kesehatan tentunya tidak terkontaminasi zat beracun, menjadikan pH yang membuat keasaman tubuh netral cenderung basa.

  Tidak mengkonsumsi bahan yang mengandung nutrisi atau partikel yang terlarang, tidak bisa dicerna dengan baik, beracun, mengakibatkan keracunan, mengandung berbagai penyakit, berbagai komponen yang berlebihan yang menyebabkan masalah, terkena polusi berat, atau dalam jangka tertentu berakibat keracunan atau merusak suatu bentuk sel atau jaringan, syaraf dan sebagainya atau terlalu banyak volumenya atau terlalu sedikit volumenya sehingga dapat mengganggu keseimbangan kebutuhan nutrisi yang seharusnya dipenuhi secara berkesinambungan dalam waktu tertentu agar semuanya menjadi tepat waktu, berjalan seimbang.

catatan: 

Apalagi yang paling cocok untuk tubuh kita, yang tidak membebani tubuh dengan banyak racun, yang mudah dicerna, yang memberikan kalori yang pas tanpa imbuhan banyak lemak dan proein, yang derajat keasambasaannya sama dengan tubuh selain :

buah segar manis tak berlemak musim murah dan kalau bisa gratis (karena ditanam sendiri)

&

sayur segar berwarna hijau dan organik

sehingga kita bisa memberi kesempatan lebih banyak bagi tubuh untuk memulihkan dan meregenerasikan segalanya dengan baik.

Masih ada yang belum percaya?

Masak? Lalu, kenapa Anda sekarang tambah sehat, segar, bugar dan tambah keren serta selalu bahagia?

(selesai)

Terima kasih banyak kepada Pak Ian Gunawan atas “bagi-bagi cerita” yang sangat menarik dan menggugah ini dan juga atas catatan “untuk dibagikan kepada siapa saja”

 


No comments yet»

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: