SumanSutra

"Am a Vegan and Green to Save the World" twitter: @sumansutra fb:sumansutra LinkedIn: sudarman email: sumansutra@gmail.com

Rematik (9)

Rematik (9)

 

Amat sering orang menganggap bahwa kelainan tubuh atau ketidakmampuan tubuh berfungsi dengan baik hanyalah sekedar gejala penuaan, tetapi sesungguhnya semua ini terjadi antara lain adalah akibat adanya rematik. Ketika seseorang meninggal mendadak, biasanya dengan mudah orang mengatakan bahwa dia terkena serangan jantung atau tekanan darah tinggi. Padahal, lagi-lagi, serangan jantung dan/atau tekanan darah tinggi itu bisa juga terjadi karena penyebaran rematik.

 

Betapa besar pengaruh rematik atas kualitas kesehatan seseorang sehingga pengetahuan tentang rematik menjadi suatu bagian yang sangat penting jika kita ingin menjadi selalu sehat dan bugar hingga ajal menjemput kita.

 

Mungkin tidak pernah kita duga bahwa apa yang biasa kita lakukan adalah pemicu terjadinya rematik, termasuk langkah pengobatan dan langkah mendapatkan kesehatan melalui produk farmasi atau produk herbal. Bukan berarti kita lalu harus menghindari semua produk obat dan vitamin secara total, tetapi perlulah diketahui bahwa produk tersebut juga mengandung bahaya dan gunakanlah hanya bila keadaan sudah benar-benar terpaksa serta harus dilakukan dalam pengawasan mereka yang benar-benar mengerti dan ahli.  Vaksin, misalnya, kita sudah membicarakan bahayanya pada bagian yang lalu bukan?

 

Bahkan karena semua obat adalah racun yang digunakan untuk melawan racun maka tidak tertutup kemungkinan terjadilah autoimun atau autoantibodi seperti pada kasus vaksin di dalam tubuh dan terjadilah radang persendian atau mulailah rematik beserta dalam hidup kita.

 

Antibiotika pun juga bisa menjadi pemicu terjadinya rematik. Sekalipun antibiotika sering digunakan untuk melawan bakteri atau kuman yang timbul akibat efek peradangan pada arthritis, tetapi antibiotika itu sendiri dapat merangsang terjadinya arthritis yang lebih parah akibat terjadinya autoimun.

 

Peradangan “yang terjadi pada saluran usus atau yang beredar di seluruh tubuh (akibat ‘larutan peradang’  yang timbul akibat pola makan yang tidak benar atau justru karena obat anti peradangan sendiri)” dapat memicu terlepasnya enzim aggrecanase yang menggerogoti tulang rawan pada persendian sehingga kemudian menimbulkan arthritis.

 

Pada bagian 8, kita sudah membicarakan tentang pengaruh alkohol dan bir pada rematik. Alkohol merusak semua jaringan tubuh,  bahkan jaringan terluar kita pun (misalnya: kulit) juga akan bereaksi buruk terhadap alkohol. Keberadaan alkohol di dalam tubuh akan membuat semua organ dan jaringan tubuh lemah dan teracuni. Kemampuan tubuh untuk melakukan pemulihan dan membersihkan sisa-sisa metabolisme menjadi sangat menurun.

 

Begitu juga dengan rokok. Sekitar 1 hingga 5% asap rokok mengandung gas karbon monoksida (CO). Gas CO ini tidak berwarna tetapi  sangat beracun dan dalam kadar yang tinggi akan mematikan. Di dalam darah, CO akan bersatu dengan hemoglobin membentuk COHb. Para perokok berat memiliki kadar COHb yang tinggi di dalam darahnya, yaitu dari 5 hingga 15%. Selain itu,  juga ada nicotine. Nicotine merupakan racun mematikan lain yang ada dalam tembakau. Semua zat-zat beracun tadi dan juga berbagai zat beracun lain yang ada pada rokok akan tersimpan pada persendian sehingga tak heranlah maka banyak perokok yang menderita artritis.

 

Sekalipun rematik biasanya terjadi pada para atlit, tetapi kurang olah raga juga menyebabkan rematik. Jika kita tidak aktif, kurang bergerak, sirkulasi darah akan menjadi lamban. Semua ini akan menghambat pembaruan jaringan dan inilah yang menjadi dasar terbentuknya berbagai penyakit (sebuah krisis penyembuhan).

 

Pesimistik dan stres juga menyebabkan rematik. Seperti orang kurang olah raga, pesimistik juga menyebabkan orang tidak bersemangat hidup dan sirkulasi menjadi sangat lamban. Biasanya pesimistik juga mudah membuat orang lalu menjadi stres.

 

Sebagai respon terhadap stres, kelenjar adrenal tubuh akan memproduksi hormon cortisol. Hormon kortisol juga dikeluarkan tubuh untuk melawan peradangan. Jika ada peradangan akibat pola makan yang tidak benar dan/atau akibat efek penggunaan obat (misalnya : aspirin, ibuprofen dan juga antibiotika), kelenjar adrenal akan memproduksi cortisol. Kadar cortisol yang tinggi dalam tubuh akan menekan fungsi pemulihan karena tubuh akan menghabiskan banyak energi untuk perlawanan ketimbang mengurangi peradangan. Cortisol akan meningkatkan aktifitas syaraf dan menegangkan otot. Oleh karena itu maka tak jarang orang yang stres lalu menderita sakit kepala akibat saraf dan kelainan kesetimbangan otot.

 

Kortisol juga merintangi aktifitas tubuh untuk memperbaiki jaringan tubuh sehingga sulit untuk bisa cepat sembuh dari luka atau sembuh dari otot punggung dan leher kaku. Bahkan, kadar kortisol yang tinggi juga memicu kerusakan ligament pada persendian sehingga akhirnya kita menderita rematik.

 

Masih banyak lagi penyebab terjadinya rematik, yaitu semua hal yang beracun, termasuk polusi. Hal-hal yang beracun itu akan merangsang tubuh melakukan autoimun dan akhirnya mengakibatkan rematik. Menghindari polusi, menghindari hal-hal penyebab terjadinya rematik seperti sudah dibicarakan pada bagian-bagian yang lalu merupakan cara terbaik untuk menghindari terjadinya rematik. Tetapi, mungkin dan bisa kah kita melakukannya? Bagaimana caranya? Apa juga yang harus kita lakukan bila sudah mulai menderita rematik ringan seperti kaku-kaku, pegal, kram mudah sakit kepala dst? Apa yang juga harus yang kita perbuat bila rematik sudah kronis, menyangat dan tak tertahankan dan bahkan berkembang menjadi berbagai penyakit lain yang jauh lebih serius?

 

Ikuti pembicaran pada bagian-bagian diskusi yang akan datang dan marilah membuat hidup kita benar-benar sehat, segar dan bugar sepanjang masa! Mau kan?

 

Salam sehat, segar bugar …..

dan, sudah tentu, tidak perlu obat dan tidak perlu suplemen apapun!

 

—————————————————— bersambung ————————————————————-

1) Keluarga Victoria Buetenko, (pernah dikutip pada diskusi sebelumnya), http://greensmoothiesblog.com/vitamin-k-deficiencies-arthritis/

2) http://www.mirror.co.uk/life-style/dieting/dieting-news/tm_objectid=17024367&metho-d=full&siteid=115875&headline=exclusive–raw-food-diet-has-cured-my-arthritis-name_page.html

3) http://www.care2.com/c2c/share/detail/92623

4)http://rawglow.com/blog/2009/07/08/raw-food-arthritis-testimonial/

5) http://www.beautifulonraw.com/raw-food-blog/rheumatoid-arthritis-helped-with-the-raw-food-diet-mama-we-need-you/

6) http://www.youtube.com/watch?v=z3xOU2tLl7g&feature=player_embedded

7) http://www.youtube.com/watch?v=y7TxqIurs2o&feature=player_embedded

8) http://lightningfitness.org/testimonials_about_healing_with_raw_unprocessed_foods_the_paradise_diet/

9) Vangsness Jr, C.; Spiker, W.; Erickson, J.,  “A review of evidence-based medicine for glucosamine and chondroitin sulfate use in knee osteoarthritis”. Arthroscopy 25 (1): 86–94, 2009.

10) Wandel S, Jüni P, Tendal B, Nüesch E, Villiger PM, Welton NJ, Trelle S, “Effects of glucosamine, chondroitin, or placebo in patients with osteoarthritis of hip or knee: network meta-analysis”British Medical Journal 341 (sep16 2): c4675, “Compared with placebo, glucosamine, chondroitin, and their combination do not reduce joint pain or have an impact on narrowing of joint space”, 2010.

11) Lafontaine-Lacasse M, Dore M, Picard, F, “Hexosamines stimulate apoptosis by altering Sirt1 action and levelsin rodent pancreatic β-cells”. Journal of Endocrinology 208 (1): 41–9, January 2011.

12) Majithia V, Geraci SA , “Rheumatoid arthritis: diagnosis and management”, American Journal of Medicine: volume 120 ( issue 11): 936–939, November 2007.

13) http://arthritis.about.com/od/mortality/a/lifeexpectancy.htm

14)http://www.yourmedicaldetective.com/public/Mayo_Clinic_Finds_that_Rheumatoid_Arthritis_Patients_Have_Higher_Risk_for_Heart_Disease_And_Cardiac_Sudden_Death.cfm

15) Gabriel SE, Crowson CS, “Risk Factors for Cardiovascular in Rheumatoid Arthritis”, UN National Library of Medicine National Institutes of Health, Mennesota, January 2012.

16) http://www.centerforfoodallergies.com/arthritis.htm

17) http://childrenallergyclinic.wordpress.com/2009/02/01/tes-alergi-apakah-sudah-memastikan-penyebab-alergi-makanan/

18) Charles P. Lucas Ph. D. and Lawrence Power Ph. D., “Dietary Fat Aggravates Active Rheumatoid Arthritis,” Department of Medicine, Wayne State University, Detroit, Michigan, 1989.

19) http://groups.google.com/group/segarbugarsepanjangmasa/browse_frm/thread/6229e9df1cdf099f#

20) Doroty Pattison, “Dietary Factors for The Development of Inflammatory Polyarthritis”, Arthritis & Rheumatisme, December 2004.

21) http://www.dietaryfiberfood.com/purine-and-uric-acid/foods-with-high-or-low-uric-acid-content.php

22) Colloc’h N, Girard E, Dhaussy a, Kahn R, Ascone I, Mezouar M, Fourme R, “High pressure macromolecular crystallography: the 140-MPa resolution of urate oxidase, a 135-kDa tetrameric assembl”, Biochemica et Biophysica Acta – Proteins and Proteomics vol 1764:3., March 2006.

23) Wu XW, Muzny DM, Lee CC, Caskey CT., “Two independent mutational events in the loss of urate oxidase during hominoid evolution”,   J Mol Evol 34(1):78-84, January 1992.

24) Dr. Douglas N. Graham, “Grain Damage: Rethingking the High-Starch Diet”, Food For Thought Publisihing, Florida, USA, March 2005.

25) Hafström IRingertz BSpångberg Avon Zweigbergk LBrannemark SNylander IRönnelid JLaasonen LKlareskog L., “A vegan diet free of gluten improves the signs and symptoms of rheumatoid arthritis: the effects on arthritis correlate with a reduction in antibodies to food antigens”, Rheumatology (Oxford) 40(10):1175-9, Department of Rheumatology, Karolinska Institutet at Huddinge University Hospital, Stockholm, Sweden, October 2001.

26) John McDougall, M.D., Bonnie Bruce Dr. PH., Gene Spiller Ph.D., John Westerdahl M.P.H., R.D., C.N.S., Mary McDougall,  “Effects of a Very Low-Fat, Vegan Diet in Subjects with Rheumatoid Arthritis”, The Journal of Alternative and Complementary Medicine Volume 8 Nomber 1: 71-75, Mary Ann Liebert Inc., 2002.

27) Peter S. Ungar and Mark F. Teaford, “Human Diet: Its Origin and Evolution”,  Greenwood Publishing Group Inc., Wesrtport, USA, 2002.

28) http://livingto150.com/aging-and-longevity-glycation/

29) Verzijl NDeGroot JBen ZCBrau-Benjamin OMaroudas ABank RAMizrahi JSchalkwijk CGThorpe SRBaynes JWBijlsma JWLafeber FPTeKoppele JM, “Crosslinking by Advanced Glycation End Products Increases The Stiffness of The Collagen Network in Human Articular Aartilage: A Possible Mechanism through which Age is a Risk Factor for Osteoarthritis”, Arthritis Rheum.  46(1):114-23, USA, January 2002.

30) DeGroot JVerzijl NWenting-van Wijk MJJacobs KMVan El BVan Roermund PMBank RABijlsma JWTeKoppele JMLafeber FP, “Accumulation of Advanced Glycation End Products as A Molecular Mechanism for Aging as A Risk Factor in Osteoarthritis”, Arthritis Rheum. 50(4):1207-15, USA, April 2004.

31) William Davis M.D., “Wheat Belly: Lose The Wheat, Lose The Weight and Find Yout Path Back to Health”, Rodale Inc., New York, USA, August 2011.

32) http://jmyarlott.com/omega6s/)

33) Rossini MMaddali Bongi SLa Montagna GMinisola GMalavolta NBernini LCacace ESinigaglia LDi Munno OAdami S, “Vitamin D deficiency in rheumatoid arthritis: prevalence, determinants and associations with disease activity and disability”, Arthritis Res Ther. 12(6):R216., November 29 2010.

34) M Heliövaaraa, K Ahoa, P Knekta, O Impivaarab, A Aromaaa, “Coffee consumption, rheumatoid factor, and the risk of rheumatoid arthritis”, Ann Rheum Dis 59:631-635, 2000.

35)Why is Childhood Arthritis on The Rise? http://www.newswithviews.com/Tenpenny/sherri17.htm


Makanan segar atau makanan kehidupan atau living food adalah makanan yang masih mengandung berbagai enzim kehidupan (berasal dari energi matahari melalui proses fotosintesa) dan yang tidak dipanaskan di atas 45 derajat Celsius. Daging, telur, ikan dan susu mentah tidak termasuk ke dalam golongan makanan kehidupan karena mereka tidak lagi mengandung enzim kehidupan.

No comments yet»

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: