SumanSutra

"Am a Vegan and Green to Save the World" twitter: @sumansutra fb:sumansutra LinkedIn: sudarman email: sumansutra@gmail.com

Perjalanan Melakukan Pola Makan Segar

Perjalanan Melakukan Pola Makan Segar


Pemerhati kesehatan yang budiman dan semua sahabat yang mendambakan kebugaran sepanjang masa,

 

Selamat mengawali tahun baru 2012 dengan penuh keceriaan. Bagaimana acara menyambut tahun baru kali ini? Masih penuh pesta dengan makanan kolesterol, berlemak tinggi, bergula, sarat tepung, penuh keju, yang asin atau yang dan “sudah rusak karena lama dipanaskan”? Atau, sudah mulai dengan keceriaan dan kesegaran baru dengan buah segar dan jus sayur mentah untuk memulai tahun Baru ini? Bagaimana dengan acara makan makanan segar itu? Atau, bosan karena hanya itu-itu saja? Hehehehe…., cari resep rawfood kalau alasannya hanya bosan…, banyak sekali variasinya, selain enak, praktis dan lebih murah tentu juga sangat-sangat menyegarkan tubuh.

 

Pola makan makanan mentah (diet rawfood) tidak hanya populer sebagai “rahasia pemulihan” para selebritis bintang Hollywood (seperti Demi Moore, Pierce Brosnan, Sting, Edward Norton, Carol Alt dst) dan juga mulai diterapkan oleh Sophia Latjuba, Nadya Hutagalung,  Jessica Iskandar (bintang Bim Dealoi), Sophie Navita (presenter dan artis, pelantun lagu ”Siapa Bilang (Discomama)” dst, tetapi juga merupakan konsep potensial jika Anda ingin mendapatkan kesehatan yang prima, menambah energi dan vitalitas, lebih muda dan bertubuh ramping.

 

Mari kita cek motivasi kita ….(Berilah tanda pada kotak tersedia bila itu adalah motivasi Anda), beri tanda pada kotak tersedia bila itu yang Anda inginkan atau bahkan sudah Anda capai…

 

Motivasi Kesehatan melakukan Pola Makan Makanan Segar (mentah)


 Kita memiliki energi, semangat dan aktifitas yang luar biasa. Bangun pagi dengan penuh kebugaran dan kita segera siap melakukan segala sesuatu dengan ceria.

 Kulit kita nampak indah. Orang akan berkomentar tentang kecerahan kulit kita.

 Kita akan mendapatkan berat dan bentuk tubuh yang ideal. Teman-teman kita akan iri dan bertanya tentang diet yang kita lakukan.

 Kita tidak mengantuk setelah selesai makan, kita dapat makan sebanyak mungkin yang kita inginkan tanpa menambah berat badan.

 Kita tidur dengan mudah. Kita tak pernah lagi mengalami insomnia dan tidur kita, walaupun sebentar, tetapi sangat-sangat nyenyak dan nyaman.

 Kita tidak lagi mengalami konstipasi dan gangguan pencernaan yang lain dan bisa BAB teratur.

 Kita nampak lebih muda dari kebanyakan orang seusia kita.

 Kita mempunyai tingkat kebugaran yang lebih tinggi daripada orang biasa sekalipun mungkin kita tidak bergabung dalam pusat kebugaran (fitness center). (catatan : tapi, olah raga terartur, latihan beban dst…, tetap jangan dilupakan.. )

 Mata kita menjadi bening dan cerah, tidak sayu. Banyak orang yang berkomentar bahwa mata kita berbinar-binar dan cemerlang.

 Kita merasa bahagia dan ringan tanpa sebab yang jelas. Bahkan kita tidak memerlukan kopi atau teh, atau apalagi rokok, alkohol dan narkoba, untuk menstimulasi diri. Kita akan mudah tertawa dan tak pernah depresi.

 Kita lebih mudah mengfokuskan diri dan berkonsentrasi berjam-jam tanpa merasa lelah.

 Intuisi kita meningkat. Insting kita akan membawa kita membuat pilihan yang tepat, apakah sesuatu  itu bagus atau tiak.


Berapa besar motivasi atau pencapaian Anda setelah atau akan memperbaiki pola makan? Berapa kotak yang telah Anda tandai? 

 

Bagaimana Meningkatkan Keberhasilan?

Kalau sudah melakukan pola makan makanan segar (mulai sekarang sebaiknya kita lebih memilih “segar” daripada “mentah”) , makin banyak nilai yang Anda peroleh makin tinggi Anda termotivasi untuk melakukannya lebih lanjut dan tentu juga makin tinggi pula tingkat keberhasilan Anda.

Jujur saja, sekalipun Anda sudah melakukan pola makan makanan segar beberapa lama, tetapi tidak semua kotak Anda tandai, atau belum semua manfaat diet rawfood Anda dapatkan. Daftar yang dituliskan di atas hanyalah merupakan beberapa testimoni yang paling sering dikatakan orang  (dari ketemu langsung, surat, telepon, bacaan dst) setelah mereka melakukan pola makan makanan segar beberapa saat.

Mari kita ikuti beberapa perjalanan menuju pola makan segar.

Apakah Anda sudah melakukan Pola Makan Segar? Apakah Anda mendapatkan Manfaat dari nya atau Apakah Anda masih terus Berjuang Berat Melakukannya?

Sesuatu yang begitu radikal dan hebat tentu lebih menarik daripada cara-cara yang biasa saja. Tetapi terkadang dari kehebatannya itu juga terletak sebuah bahaya. Selayak sesuatu yang mudah meledak, gagasan yang radikal juga perlu dilakukan dengan hati-hati.

Pola makan segar memang termasuk salah satu gagasan yang radikal. Pola hidup ini dapat menyelamatkan jiwa seseorang. Dia dapat menyingkirkan kondisi-kondisi yang sulit disembuhkan. Dia dapat membantu kita merasa segar sepanjang waktu. Dia dapat mengembalikan keceriaan hidup kita. Dia juga dapat mengubah arah hidup kita sepenuhnya sehingga kita berbalik 180 derajat dari sebelumnya. Keradiklannya membuat orang-orang terpana melihat kita, tetapi itu juga bisa menjadi boomerang bagi kita.

Penerapan pola makan segar tidak semudah “kesederhanaan” yang tersirat darinya. Untuk kembali menjadi “sederhana” itu sendiri sunggu “sering tidak sederhana”. Banyak jebakan tersembunyi dalam perjalanan melakukan pola makan segar. Banyak orang yang terjebak dalam perjalanan sehingga gagal meneruskannya dan mereka mencobanya kembali dan terjebak lagi, lalu mencoba lagi sampai mereka tahu letak jebakan itu dan berhasil menghindarinya.

Beberapa orang justru menurun kesehatannya karena mereka melakukan pola makan mentah secara tidak benar. Hal ini terjadi sebagian besar karena mereka mendapat banyak saran yang membingungkan atau kurang tepat.

Perjalanan mereka berbeda-beda. Ada yang memulainya dengan melakukan diet vegan. Mereka melakukan itu dengan berbagai alasan, baik karena masalah keyakinan, kesehatan, lingkungan, ekonomi ataupun gara-gara nasihat orang serta juga dari buku, misalnya dari buku “Diet for New America” yang ditulis oleh John Robbins.

Menjadi vegan itu menarik sekali dan merupakan sebuah tantangan buat para kaum muda. Mereka akan melihat bahwa  banyak sekali produk vegan di pasaran yang mereka sebelumnya tidak perhatikan dan tidak pernah tahu. Banyak sekali makanan baru yang mereka jumpai begitu mereka masuk ke tempat orang yang menjual bahan vegan. Mereka juga menemukan rasa-rasa baru yang semula tidak pernah mereka rasakan. Ternyata saat ini banyak sekali tempat vegetarian di sekeliling kita. Mereka lalu seperti menemukan dunia baru. Mereka juga lalu tergerak menceritakan pengalaman dan pengetahuan kesehatannya kepada semua teman dan sahabat terdekat.

Susu soya menjadi keharusan bagi mereka tanpa peduli akibat buruknya. Tempe juga merupakan suatu yang pokok bagi mereka untuk melengkapi kebutuhan nutrisi yang terlalu dilebih-lebihkan oleh para pakar nutrisi. Nasi dengan sambal dan kuah santan (gulai, kari dst) merupakan makanan favorit yang tdak akan pernah membuat mereka kenyang sampai perut mereka sudah tidak bisa diisi kembali.

Tak sedikit vegetaris yang lalu menjadi kegemukan bahkan juga yang justru obesitas. Beberapa lagi terserang kanker, diabetes, stroke, osteoporois atau bahkan juga cenderung penyakitan. Kadang-kadang mereka malu dengan penyakitnya itu, lalu menyembunyikannya, “vegetarian kok bisa sakit?”, begitu pikirnya, dan ini sungguh bertentangan dengan apa yang mereka kampanyekan ke orang-orang.

Begitu juga mereka yang baru melakukan pola makan mentah yang tidak mendapatkan pemikiran yang tepat, mereka semula langsung kelihatan segar dan berenergi tetapi tidak jarang yang justru kelaparan, kurus kering, lemas dan berpenyakitan.

Mereka mengira bahwa asal “mentah” itu baik. Daging, telur dan ikan mentah pun disantapnya karena mereka mengira bahwa semua yang mentah itu sehat. Mereka tidak sadar bahwa daging dan ikan bukanlah makanan alami untuk tubuh. Produk itu terjadi melalui proses yang sangat-sangat panjang, penuh dengan akumulasi polusi berbagai hal, mulai dari polusi racun hama, logam berat, antibiotika, hormon pertumbuhan dst.

Mereka juga mengkonsumsi kecambah mentah sebelum kekuatan tubuh terpulihkan. Mereka lalu mencari biji mentah dan segala macam di toko kesehatan. Mereka menemukan dunia baru yang lebih membanggakan ketimbang dunia vegetarian. Mereka menemukan menu-menu baru yang lebih indah yang ditiru oleh banyak artis Hollywood dan artis Indonesia. Extract Virgin Olive Oil, Virgin Cocounut Oil, vegan mayo, agave, garam himalaya, beras merah, apukad, susu soya, susu almond, rice milk, tempe mentah, miso merupakan kumpulan perbendaraan kata baru buat mereka.

Sekali lagi mereka akan terjebak dengan kata-kata “mentah” tadi. Mereka tahu bahwa daging, telur dan ikan tidak memberikan protein dan kalsium yang baik ke tubuh tanpa membuat resiko yang sangat jelek di bagian lain. Dari berbagai buku dan seminar rawfood, mereka tahu bahwa para pelaku makanan mentah tidak perlu risau kekurangan protein, karbohidrat, lemak, zat besi, vitamin B12, omega 3 dst, tanpa perlu mengkonsumsi suplemen. Tetapi mengapa ada juga pelaku yang tidak kelihatan sehat dan bahkan berhenti melakukannya?

Bahkan ketika merasa “tidak fit”, mereka mengira bahwa itu terjadi karena proses detoksifikasi. Jawaban menenangkan diri sendiri semacam ini persis seperti yang dilakukan oleh para pemasar produk suplemen. Testimoni selalu menarik perhatian banyak orang tanpa berpikir mengapa semua itu terjadi. Bagaimana tubuh bisa memilih mengeluarkan racun saja dari seluruh bahan yang ada di dalamnya? Benarkah mereka sembuh tanpa menderita gangguan penyakit di tempat lain? Mengapa mereka harus melakukan “detoksifikasi” berkali-kali selama hidup mereka?

Saking yakinnya akan kehebatan makanan mentah, mereka juga mengatakan bahwa mereka tidak perlu dokter, tidak perlu TCM, dan tidak perlu obat herbal atau obat farmasi apapun sekalipun mereka sakit.

Ketika mereka menemukan tubuhnya “belum begitu fit”, lemak di perut masih menggelambir, tulang-tulang masih terkadang sakit, dan apa yang diharapkan dari pelaku pola makan mentah belum semuanya tercapai, mereka lalu berpikir ulang dan mencari informasi yang lebih baik.

Makanan yang baik adalah makanan yang membuat kita segar. Untuk menjadi segar, tak cukup hanya berupa makanan yang baik, tetapi tubuh kita juga harus bisa menerima dan menyerapnya dengan baik, pikiran kita juga harus stabil, kita harus bisa berdamai dengan segala situasi yang terjadi di lingkungan, olahraga juga harus memadai dst.

Makanan segar bukanlah sekedar makanan mentah, tetapi berupa buah segar yang sedikit lemak kemudian dilengkapi dengan sayur segar dan sedikit sekali kacang (nuts) dan biji-bijian (seeds), hindari tepung (grains) dan polong-polongan (beans), hindari juga segala jenis bumbu, segala jenis gula buatan dan minyak.

Minyak zaitun tetap juga minyak, sekalipun yang extract virgin pun tetap merupakan minyak yang tidak mengandung nutrisi yang kita perlukan. Mungkin bagus untuk melembabkan kulit bila kita pakai di luar tubuh, tetapi tetap saja lengket seperti lem bila berada di dalam tubuh. Teteskan minyak zaitun atau minyak yang lain di atas piring. Bisakah kita menghilangkannya dengan hanya mengalirinya dengan air? Bagaimana kalau hal itu terjadi dalam perut? Apakah kita akan menelan sabun colek untuk membersihkannya dari dalam perut?

Tubuh memerlukan mineral, tetapi bukan garam. Yang kita perlukan bukanlah garam (NaCl) tetapi natrium atau sodium dan sodium terdapat berlimpah di dalam tanah dan diserap oleh tumbuhan. Garam hanya membuat iritiasi dan berbagai kerusakan yang lain.

Hampir semua penyakit terjadi karena kita tidak tepat menjalani hidup, entah karena kurang olah raga, makan makanan yang tidak tepat, atau pikiran yang buruk. Kita sendiri yang bertanggungjawab atas terjadinya penyakit itu, dan bukan virus, bukan bakteri, bukan gen, bukan juga lingkungan.

Kalau sampai lapar, berarti kita kurang makan tapi biji-bijian dan kacang bukanlah bahan yang tepat untuk membuat kita kenyang. Sedikit tentu OK saja, tetapi begitu lebih dari sejumput sehari tentu sudah menjadi kebanyakan, apalagi kalau kita hanya dikenyangkan oleh kacang atau biji. Kacang dan biji sarat dengan protein. Semua virus hanya bisa mereplikasi diri bila ada protein bukan?

Tubuh memerlukan energi. Kalau kita rajin olah raga dengan baik, kita memerlukan kalori lebih banyak dan dapat dengan mudah dipenuhi dengan buah dan “blender sayur segar”. Sayur segar yang diblender akan meningkatkan jumlah kalori yang bisa diserap oleh tubuh.

Sarapan dengan banyak makan buah manis merupakan hal yang penting sebelum kita menjadi kelaparan atau “craving” pada hal-hal yang buruk, sebelum gula darah kita tidak sampai ke otak dan menyebabkan kita pusing atau bingung.

Jadi, tidak sekedar mentah, tetapi kita perlu yang segar, yang menyegarkan tubuh. Ini merupakan sains dan seni yang indah dalam menjalani hidup.

Menjadi vegan adalah keharusan, sebagai tahap sangat awal kita melakukan perjalanan berikutnya. Walaupun belum menjamin kesehatan tubuh sepenuhnya, tapi dengan vegan berarti kita sudah ikut serta menyelamatkan Bumi dari segala kehancurannya akibat Global Warming dan dari pencemaran lingkungan yang maha dahsyat yang jauh melebihi segala pencemaran lingkungan yang pernah ada, termasuk plastik dan asap pabrik. Vegan juga mengatasi terjadinya kelaparan di dunia, mengurangi kekejaman dan membuat kita berpikir lebih baik menuju kepada kesehatan yang prima.

Vegan merupakan tahap awal bagi mereka yang biasanya sudah terbiasa dengan gaya hidup amerika, yaitu agar mereka tidak mengalami perubahan konsentrasi kelarutan yang demikian tinggi sehingga membuat terjadi aliran osmosis yang tinggi dalam tubuh (detoksifikasi??? ) yang juga bisa mengakibatkan kerusakan sel dan pori-pori kelenjar tubuh.

Sekurangnya sebulan menjadi vegan ketat, barulah kita meningkatkan diri menuju makanan segar. Dengan tetap ketat menjadi vegan, mulai sarapan dengan buah manis yang banyak, makan nasi atau tepung atau pasta atau roti sekali saja sehari dalam jumlah yang sedikit dan akhiri makan malam dengan buah lagi.

Kurang lebih sebulan juga, mulailah meninggalkan nasi dan segala jenis tepung yang lain, serta juga meninggalkan segala jenis masakan dan jangan lupa cukup berolahraga, cukup sinar matahari, berdamai dengan lingkungan dan berdoa kepada Tuhan serta lalu …

nikmatilah hidup yang penuh kebugaran dan keceriaan ini…

Pada akhirnya kita akan mengetahui bahwa yang penting bukan pertanyaan “apakah vegan?”, “apakah mentah?” tetapi menjadi “apakah menyegarkan tubuh dan tidak sekedar mengenyangkan?”.

Pola makan segar bukanlah kepercayaan atau aliran atau pengulangan mantra dan ritual Kita harus melakukannya dengan rasio dan sains serta seni agar kita bisa menerapkannya dengan baik dan menyenangkan

“Makin sederhana tentu akan makin baik…”, begitulah filosofi makanan segar. Sederhana sekali, tetapi sedikit yang bisa melakukannya. Kita tidak perlu tertantang untuk melakukannya, tetapi kesadaran, pengetahuan, sains dan juga seni akan membawa kita mencapainya dengan lebih baik dan membuat bahagia semua orang dan lingkungan.

Catatan : kalau kita sudah sakit, segeralah cari pengobatan yang tepat, ke dokter, TCM, atau yang lain. Hati-hati untuk menggunakan suplemen tanpa pengawasan mereka yang benar-benar ahli, sekalipun banyak testimoni yang mengatakan suatu suplemen demikian hebat (Tak ada satupun obat, herbal atau farmasi, yang tidak punya efek samping). Sementara menjalani pengobatan, tetaplah melakukan pola makan segar supaya tubuh tidak menerima tambahan racun dan sampah.



Makanan mentah atau makanan kehidupan atau living food adalah makanan yang masih mengandung berbagai enzim kehidupan (berasal dari energi matahari melalui proses fotosintesa) dan yang tidak dipanaskan di atas 45 derajat Celsius. Daging, telur, ikan dan susu mentah tidak termasuk ke dalam golongan makanan kehidupan karena mereka tidak lagi mengandung enzim kehidupan.

No comments yet»

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: