SumanSutra

"Am a Vegan and Green to Save the World" twitter: @sumansutra fb:sumansutra LinkedIn: sudarman email: sumansutra@gmail.com

Mengapa kita terus Ketagihan Makan yang kurang Baik?

Mengapa kita terus Ketagihan Makan yang kurang Baik?


Supaya kita tidak menjadi stres berkepanjangan gara-gara stres, baik itu dari akibat kemarahan, cemburu, terluka, kesedihan atau frustasi, kita perlu cara untuk menghindarinya. Ada cara yang negatif seperti alkohol, narkoba, rokok, judi dan seks berlebihan, ada juga cara yang agak ringan seperti “shopping”, dan yang paling sering adalah “makan”.

Bila kita ‘sedang emosi’, kita mengeluarkan begitu banyak energi emosi dari sistem syaraf kita. Tubuh kita harus mengalihkan sebagian energinya untuk ikut sera dalam emosi tersebut. Oleh karena itu, mereka yang emosional akan merasa capai atau kehabisan energi.

 

Walaupun pada dasarnya tubuh itu tidak mau memasukkan hal-hal yang mungkin merusak dirinya sendiri, tetapi karena kebiasaan kita dalam kehidupan sehari-hari, seperti makan, minum dan mungkin juga hal-hal yang sangat negatif, maka begitu stres, yang paling segera kita lakukan adalah makan, minum atau melakukan hal yang negatif, yaitu untuk menghindar dari stres berkepanjangan .

 

Mereka yang sedang patah hati gara-gara ditinggal si buah hati atau pasangannya selingkuh, nafsu makannya hilang, konsentrasi energi emosional syarafnya terpancang pada pemikiran dan stres itu. Bila kita bisa mengalihkannya, kita akan terhindar dari stres itu.

 

Sayangnya, kita sering berbuat yang paling cepat dan yang sudah menjadi kebiasaan. Kita sudah lupa bahwa ‘makanan dan minuman’ itu tidak bagus. Makanan-makanan yang merangsang seperti gorengan, yang pedas, yang penuh bumbu, yang asin, yang dimasak dst, seperti juga film porno dan hal-hal yang kurang baik tentu lebih cepat membuat kita mengalihkan perhatian dan lari dari stres. Akibatnya, kita juga tentu mengalami stres yang lain atau keluhan kesehatan pada waktu berikutnya.

 

Dengan demikian, tidak heran lah, mereka yang tegang, mereka yang stres tentu menjadi banyak merokok, banyak minum minuman keras, atau makan yang tidak baik. Walaupun semula mereka tidak bernafsu melakukan yang lain, tetapi kebiasaan di otak mereka memberikan sinyal agar segera melarikan diri dengan kebiasaan yang sudah ada.

 

Banyak sekali pekerja kantor yang menjadi sangat tidak sehat, karena mereka terus lari menuju makanan dan minuman yang tidak sehat. Mereka sadar bahwa itu tidak sehat, tetapi mereka tidak kuat menahan diri. Makin banyak masalah, makin besar keinginan mereka untuk makan dan minum yang tidak sehat. Mereka merasa bahwa itu adalah “energi baru”, mereka lalu menjadi teradiksi dengan kebiasaan tersebut. Mereka menjadi malas berpikir untuk memilih makanan dan minuman yang sehat, karena apapun hal itu juga masih memerlukan energi untuk berubah.

 

Lalu, apa sebenarnya cara yang jauh lebih baik untuk menghindari stres atau lari dari masalah yang berat bila kita sudah merasa begitu berat? Berjingkraklah dan bernyanyi keras atau tertawa. hahahaha…. . , kita akan segera terlepas dari himpitan stres itu.

 

Banyak makan buah segar, selingi dengan sayur segar organik, sesedikit mungkin makan biji dan makanan yang dimasak, hindari sama sekali produk hewani,

dan selamat makin segar dan bugar!

No comments yet»

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: