SumanSutra

"Am a Vegan and Green to Save the World" twitter: @sumansutra fb:sumansutra LinkedIn: sudarman email: sumansutra@gmail.com

Mengapa harus Buah Segar dan Sayur Organik Segar? (4, Bangkai dan Sampah)

Mengapa harus Buah Segar dan Sayur Organik Segar? (4, Bangkai dan Sampah)

Salah satu penyebab orang menjadi sakit adalah karena mereka makan terlalu banyak ‘bangkai’ dan ‘sampah’. Sebelum disajikan, bangkai dan sampah itu dibuat melalui proses yang sangat-sangat panjang apalagi bila dijual dalam bentuk kemasan. Berbagai bahan mencurigakan termasuk MSG (monosodiumglutamate), HP (hydrolyzed protein, ini yang paling sering digunakan oleh para vegetarian), pewarna, pengawet dst. menyatu di dalam produk kemasan.

Dengan banyak mengkonsumsi buah segar dan sayur segar organik berwarna hijau, otomatis mengurangi porsi atau kesempatan kita mengkonsumsi makanan bangkai dan sampah tersebut.

Kalau ingin memulai, hindari yang berupa bangkai (yang terbuat atau mengandung daging hewan atau telur), hindari yang mengandung darah (termasuk susu, karena susu sebenarnya juga serupa dengan darah), kemudiaan persedikit masakan sampah (buah yang tidak segar, buah kering, sayur yang sudah dimasak), hindari sama sekali makanan dalam kemasan.

Banyak kaum vegetarian yang mengira bahwa vegetarian adalah segala-galanya untuk kesehatan dan juga ketakutan atas kebutuhan protein, lemak dan vitamin (terutama vitamin B12) serta mineral (terutama zat besi dan kalsium). Mereka lalu mencari pengganti, baik dari susu kedelai atau tempe. Bahkan tidak jarang para ahli nutrisi yang vegetarian pun menganjurkan hal serupa.

Padahal susu kedelai dan tempe juga didapatkan dari proses yang begitu panjang.

Makin panjang proses mendapatkannya, makin sulit tubuh mencernanya, makin banyak pula residu yang terjadi sehingga memaksa tubuh harus bekerja keras mengeliminasinya dan tidak jarang residu itu sendiri juga meracuni tubuh kita.

Ada apa dengan ‘daging-dagingan’ yang sering dikonsumsi para vegetarian?

Bagaimana produk tersebut bisa disebut alami? Apalagi yang impor…….., dari bahan baku kedelai, produk itu dibuat menjadi sangat berserat persis seperti daging hewan. Hebat sekali teknologinya, memang. Tapi, ada apa saja di situ?

Hydrolized Protein pasti berada di antaranya. Rasanya menyerupai daging hewan betulan. Produk sampah ini meniru produk bangkai. Aneh sekali, apakah mereka (para vegetarian) itu tidak curiga bahwa di dalamnya juga terdapat kandungan bangkai dan yang jelas proses mendapatkannya dan membuatnya tentu panjang sekali. Ini adalah sampah terburuk yang ada pada rumah makan vegetarian.

Mari kita lupakan produk yang satu ini!

Rumah makan vegetarian yang sekedar ‘vegetarian’ memang tidak bisa dikatakan ‘sehat’ atau ‘lebih sehat’. Kalau ke rumah makan vegetarian, selalulah hindari produk daging-dagingan semacam itu (mereka sering mengenalnya dan menyebutnya dengan ‘bahan beku’ atau ‘frozen food’). Minta kepada stafnya untuk tidak menggunakan bahan semacam itu.

Jadi, lagi-lagi …

hanya buah manis tak berlemak murah gratis dan sayur segar organik berwarna hijau sajalah yang paling pendek prosesnya dan layak kita konsumsi banyak-banyak.

Kalau tubuh tidak terpaksa bekerja keras dengan berbagai residu dan racun yang masuk dari makanan, jangan terkejut bila ia akan memberikan yang terbaik untuk kita.

Kebahagiaan, keceriaan, kesegaran, kebugaran, kesehatan dan tambah keren, tentunya, merupakan bagian persembahan tubuh kepada kita.

Kapan kita memberi kesempatan tubuh mempersembahkan semua itu kepada kita?

(bersambung)

No comments yet»

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: