SumanSutra

"Am a Vegan and Green to Save the World" twitter: @sumansutra fb:sumansutra LinkedIn: sudarman email: sumansutra@gmail.com

Archive for Gowes Menjelajahi Alam

Gowes Wisata with UN Peace Keeper Cycling Team


24 Jun 2018, kami mengunjungi markas Penjaga Perdamaian PBB di Sentul atas undangan komandan Arief untuk gowes bersama mengunjungi beberapa curug yang ada di sekitar lokasi dan sekaligus bersilahturahmi sesama goweser.

Advertisements

Gowes Moedik 2018


Persiapan

Beberapa bulan sebelumnya, sempat mengetahui akan rencana gowes moedik 2018 yg sudah ke-8 kali diselenggarakan oleh Bike2Work, namun karna tidak memiliki kampung halaman di daerah jawa, sehingga enggan juga menanggapinya.

Beberapa hari sebelum acara perjalanan gowes moedik 2018 dimulai, ada teman gowes yg mengajak ikut serta perjalanan mudik dgn sepeda dari Tangerang hingga ke Yogyakarta. Menyadari adanya libur panjang lebaran kali ini, akhirnya saya pun memutuskan bergabung bersama 4 peserta lainnya yg memang sudah sering gowes touring bersama, dengan titik start dari Tangerang. Acara gowes moedik 2018 ini sendiri sudah tercatat hampir 150 peserta dgn tujuan ke berbagai daerah di Jawa.
Persiapan yg mendadak cukup menantang juga, karna ini akan merupakan perjalanan turing sepeda terlama (5 hari) dan terjauh (sekitar 560km) yg pernah sy lakukan. Sepeda sudah siap, dan karna ini tergolong gowes mandiri, shg segala kelengkapan perlu dibawa serta. meskipun telah dipesan agar membawa barang dalam panier seminim mungkin, karna tanjakan demi tanjakan yg harus dilewati, tetap saja saya berakhir dgn 2 panier di rak depan dan 2 panier di rak belakang !

Tujuan finish kami berlima adalah kampung halamannya bro Budi yang berada di Kulonprogo, DIY. Ikut serta bro Candra, bro James dan bro Yoyong .

Perjalanan hari pertama, sabtu 9 Juni cukup berat karna harus melewati Puncak via Tangerang melalui jalur selatan. keseluruhan kota yang aka dilalui mulai dari Tangerang, Bogor, Puncak, Cipanas, Cianjur, Padalarang, Cimahi, Bandung, Cileunyi, Nagrek, Malangbong, Tasik, Ciamis, Banjar, Majenang, Wangon, Buntu, Gombong, Kebumen, Purworejo, dan berakhir di Kulonprogo D.I. Yogyakarta.
Hari pertama kami menginap di Cianjur.

Hari Kedua dari Cianjur kami melewati tanjakan Gn Kapur Citatah, memasuki kota Bandung, dan berakhir dgn bermalam di Nagrek.

Keesokan harinya, memasuki hari ketiga, kami ditemui oleh host iNews yg terkesan dgn perjalanan gowes mudik kami yg sejauh 600km tsb, untuk wawancara. Tidak tanggung2, host Wan Aniska yg juga punya hobby gowes sepeda, menaiki sepeda bro Budi sambil diambil gambarnya.

Pada siang harinya, hasil liputan tsb telah ditayangkan di RCTI, dan dapat ditonton di Youtube https://youtu.be/B_nnmjh_xoI

Cukup heboh setelah itu, karna beberapa sahabat dan sanak keluarga yg menonton acara liputan iNews tsb sempat menelpon kami dan menyampaikan rasa kagum mereka. kami pun bersyukur dapat menunjukkan kepada khalayak ramai bahwa sepeda juga dapat merupakan salah satu moda transportasi yg ramah lingkungan untuk perjalanan mudik yg menyenangkan!

sepanjang perjalanan di hari ketiga, kami pun menjadikan hasil liputan iNews tsb sbg salah satu bahan pembicaraan dan candaan bersama.
Malam hari ketiga kami menginap di Kebumen dan telah mengantongi jarak tempuh +/- 350km, hitungan kami masih tersisa sekitar 220km yang masih harus ditempuh dalam waktu 2 hari.

Hari ke 4 dan ke 5, jalanan cukup menyenangkan, meskipun masih terdapat beberapa kali tanjakan terutama dari Majenang menuju Kebumen. Di tengah perjalanan, sempat juga kami menikmati durian. Kami sampai di Kebumen menjelang jam 10 malam, dan memutuskan untuk menginap di Kebumen sebelum melanjutkan perjalanan terakhir ke Yogya.
Perjalanan terakhir dari Kebumen memasuki DI Yogyakarta terasa lebih santai karena kita menyusuri jalur pantai selatan. kami pun menyempatkan diri beristirahat di pantai Ambal sambil menikmati kopi dan rebahan, menikmati angin pantai laut selatan di bawah pepohonan rindang. cukup lama juga kami beristirahat di pinggir pantai sini sebelum meneruskan perjalanan untuk makan siang di sekitar sana.
meskipun angin pantai cukup kencang yg menahan laju sepeda di jalan beraspal mulus, tetap saja kami menyempatkan diri berhenti sekedar menikmati buah semangka yg banyak dijajakan sepanjang jalan menjelang sore.

Tujuan finish kami di desa Kulon Progo DIY, kampungnya masbro Budi dan sekaligus menginap di rumahnya. 3 km menjelang sampai ke rumahnya masbro Budi, terdapat beberapa tanjakan yg cukup menguras tenaga juga. dan karna telat mengoper gear pas di tengah tanjakan, rantai sepeda saya putus di malam gelap gulita. setelah coba disambung tanpa berhasil dan karna sudah malam, akhirnya utk menyingkat waktu, dgn cara didorong teman, tetap sepeda melaju tanpa digowes sampai ke rumah masbro Budi sekitar tengah malam.
kami semua bersyukur dpt menyelesaikan gowes mudik dgn sehat wal afiat. sambutan keluarga masbro budi yg ramah dan suasana desa yg nyaman dan sepi, membuat kami serasa benar2 mudik di rumah kampung halaman sendiri. malam itu, kami terlelap dan bangun agak siang keesokan harinya. sarapan pagi ala desa tersaji menyambut pagi hari yg cerah.
perjalanan Gowes Moedik 2018 ini pun berakhir dengan pengalaman yang tidak mudah kami lupakan.

Statistik yg tercatat di Strava selama 5 hari bersepeda:
jarak tempuh : 570km
jam aktif gowes : 35 jam
elevation gain : 4.131 meter
kalori : 8500 cal

GoTour de Borneo 2018


GoTour de Borneo menempuh jarak sejauh 428km yg dimulai dari Kuching (Malaysia) melewati perbatasan Aruk dan memasuki kota sambas pada hari pertama tgl 28 Feb (+/- 200km) dgn elevation gain di atas 1000m. terus lanjut pada hari kedua dari sambas melewati kota pemangkat hingga berakhir di kota singkawang pd tgl 1 feb. perayaan pesta rakyat capgomeh yg mistikal di kota singkawang sempat kami saksikan keesokan harinya sebelum pada siang hari yg sama melanjutkan perjalanan menuju kota pontianak dgn jarak tempuh 150km beratap terik matahari menyisiri pantai sepanjang perjalanan.

hampir seluruh 23 + 5 peserta dapat menyelesaikan gowes turing 3 hari ini tanpa memanfaatkan kendaraan mobil support dan sesuai rundown tentunya buat mereka yg termasuk kloter pertama. seleksi alam selalu terjadi dalam berbagai acara turing sepeda, sehingga meskipun secara bersama memulai namun selalu berakhir secara kelompok per kelompok atau per individu sesuai kemampuan masing2 peserta.

perjalanan kali ini yg bagi sebagian besar peserta adalah gowes turing terjauh, dan benar2 mengetest daya tahan masing2 peserta dg menempuh rute lintasan khatulistiwa yg panasnya sangat menyengat

namun, kami bersyukur dapat menyelesaikan acara GoTour de Borneo 428km tanpa mengalami hambatan yg berarti dan seluruh peserta pulang ke rumah masing2 menjelang sore hari tgl 4 Maret dalam keadaan riang gembira membawa oleh2 khas dari Borneo utk keluarga tercinta.
terima kasih khusus kami sampaikan kepada road marshal yg gigih, Mr Johnny van Aert yg telah dgn penuh kesabaran menemani kami menyelesaikan rute GoTour de Borneo 428km.
terima kasih kepada para sahabat yg telah ikut berpartisipasi.
terima masih juga kepada para sponsor: BankMayapada. Sompo Insurance. Kikkoman & AKU, Bakmi GM dan Toska Cafe.
Jakarta, 4 Maret 2018

#gotour #borneo #cyclingtouring #sepedalipat #bikefriday #bikefridayid #vegancyclist #kuching #malaysia #sambas #pemangkat #singkawang #pontianak #lovingvegancommunity #veganlifestyle #bankmayapada #sompoinsurance #kikkoman #hellotoska #toskajuicecoffee #bakmiGM #AKU

A Vegan Cyclist with a Vegan Powerman


I’m a vegan cyclist (but not a pro) and in my 50’s now. This week only I have biked about 300km, and this year I have done about 4123km and counting (check out my Strava). Many friends ask me about how can I get the power, .. .the energy, well just take a look at horses, elephants, cows, giraffes, rhinosaurs, the giant dinosaurs…. and many other herbivores …..what do you think they eat. Just try to find out how to make use your own energy, not depending on the food that you eat. Do not underestimate your own power, the power of nature, a gifted power from the Creation, and everybody has it.

World Vegan World Peace !!

A vegan cyclist power


29 March 2017, Hari Raya Nyepi, sekitar 30 cyclist dari berbagai klub yg tergabung dalam GoTour melakukan perjalanan menggowes sepeda dimulai dari Serpong menuju puncak dgn titik finish di Mang Ade. Hanya bersisa 12 orang yg berhasil mencapai puncak, termasuk saya, satu2 nya vegan cyclist. Jarak tempuh PP 181 km, 9 jam bersepeda dan elevation gain 1669m. Merupakan record jarak terjauh yg pernah saya tempuh dalam sehari, mengalahkan record sebelumnya ke Tanjung Lesung 175km

130 km cycling tour jakarta bogor jakarta


On 19th March 2017, we, Ecomp3, a group cycling in town biked from jakarta city to bogor and back to jakarta in a 5 hours ride, 475 elevation gain in 130km.

First touring ride 113.8 km jkt-hutan UI depok-es kode tangerang-jkt



Check out my ride on Strava: https://www.strava.com/activities/824769016/shareable_images/photo_based/7267723/1/922a30d8-1f6e-4e08-8a64-1fad6c28c5d4?hl=en-US&v=1483860457

%d bloggers like this: