SumanSutra

"Am a Vegan and Green to Save the World" twitter: @sumansutra fb:sumansutra LinkedIn: sudarman email: sumansutra@gmail.com

Bisakah Kita Menghilangkan Sayur Segar Berwarna Hijau dari Pola Makan kita? Cukupkah Kita hanya Mengkonsumsi Buah Segar atau Akar Segar saja?

Bisakah Kita Menghilangkan Sayur Segar Berwarna Hijau dari Pola Makan kita?
Cukupkah Kita hanya Mengkonsumsi Buah Segar atau Akar Segar saja?
Beberapa orang juga suka dengan wortel mentah, tetapi tidak menyukai atau pernah mencoba daun sayur wortel. Pahal daun wortel segar jauh lebih bernutrisi ketimbang akarnya.
Pada umumnya, akar memiliki lebih banyak kalori, karbohidrat atau gula ketimbang daunnya, sehingga kita sering merasa bahwa akar-akar itu lebih cocok untuk kita konsumsi.
Padahal kadar kalsium pada daun-daun beet adalah 7 kali lipat lebih tinggi ketimbang yang ada pada akarnya dan kadar vitamin A nya adalah 192 kali lipat ketimbang yang ada pada akarnya. Kadar vitamin K pada daun lobak adalah 2.500 kali ketimbang yang ada pada akarnya1).
Bahkan Victoria Boutenko1) mengatakan bahwa sangat sulit mendapatkan keseimbangan pH (derajat keasambasaan) tubuh tanpa sayuran segar berwarna hijau (sedikitnya dua ikat atau 200 gram per hari).
Tetapi, banyak orang yang tidak menyukai sayur, apalagi kalau masih segar dan berwarna hijau. Beberapa orang menceritakan bahwa lebih mudah menjadi fruitarian (hanya makan buah segar saja) dan akarian ketimbang harus menambahkan sayur segar berwarna hijau ke dalam pola makannya.
Beberapa orang makan buah segar saja dan tidak mengkonsumsi yang lain. Tidak sedikit yang mengkonsumsi pisang banyak-banyak tiap hari.
Hyperkalemia
Walaupun jumlah orang yang mengalami hyperkalemia (overdosis potassium atau kalium) termasuk sangat sedikit, tetapi itu bisa saja terjadi.  Hyperkalemia menyebabkan orang menjadi lemas, denyut nadi tidak menentu, pingsan dst. Jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat bahkan dapat menyebabkan gagal jantung hingga kematian. Sekitar 67% mereka yang menderita hyperkalemia ‘yang parah, tanpa menyadarinya dan tanpa perawatan yang tepat’ berakhir dengan kematian2).
Dengan makan buah pisang saja (tidak makan yang lain), misalnya, dalam jumlah yang sangat banyak melebihi seleranya (mungkin karena beranggapan bahwa buah pisang adalah buah yang baik maka dia mengkonsumsinya lebih banyak dari jumlah yang sudah membuatnya merasa puas dan kenyang), orang bisa menderita hyperkalemia. Karena pisang banyak mengandung kalium (potassium) dan dia tidak mengkonsumsi makanan lain, keseimbangan potassium dan sodium (natrium) nya menjadi terganggu.
Atau, karena ia mengkonsumsi air terlalu banyak. Bagi yang berolahraga di tempat yang panas atau mereka yang banyak makan makanan yang diproses, mereka memang memerlukan air yang lebih banyak. Tetapi, bagi yang sudah hampir semua makanannya adalah makanan segar, yang tentu saja banyak airnya, mengkonsumsi air terlalu banyak akan melarutkan segalanya, termasuk sodium. Jika kadar sodiumnya relatif rendah maka tubuh kita akan mengalami gangguan keseimbangan elektrolit. Antara lain karena ini pulalah mengapa orang bisa meninggal karena terlalu banyak minum air3,4,5,6).
Jadi, kalau kita sedang terlalu suka makan buah dan banyak minum air, jangan lupa menyertainya dengan makan sayur segar berwarna hijau. Jangan lupa mengkonsmi sledri, daun segar organik berwarna hijau dan tomat.
Pada umumnya buah mempunyai perbandingan
potassium dan sodium = 358 : 1
sedangkan
seledri, potassium : sodium = 3.25 :1.
Dengan banyak makan sayur segar organik berwarna hijau (boleh dijus) kita akan mendapat sodium yang baik tanpa membuat overdosis (sodium dari garam cenderung membuat overdosis dan iritasi pada berbagai bagian tubuh).
Sayur segar berwarna hijau penuh dengan mineral dan memiliki tinggi kandungan sodium organik dan cocok untuk tubuh.
Satiasi dan Kecerdasan Tubuh
Dengan memperbanyak mengkonsumsi sayur segar berwarna hijau, tak akan cepat membuat perut kenyang, dan membuat tubuh cepat mencapai keadaan satiasi (puas, sekalipun tidak kenyang). Mereka tidak akan kelaparan sepanjang masa seperti mereka yang ‘tidak pernah kenyang” sekalipun makan banyak.
Bukankah mereka yang gemuk cenderung makan dan makan terus akibat mereka makan makanan yang tidak pernah memenuhi nutrisi untuk tubuhnya????7,8)
Jika kita tidak mendapatkan kecukupan nutrisi dari makanan maka kita akan terus kelaparan dan terus mencari makanan, bahkan juga akan mencari makanan-makanan yang sebenarnya tak layak kita makan. Tubuh jadi bingung menentukan makanan dan akhirnya menjadi ‘nafsu makan’. Apapun ‘nafsu’ tentu tidak baik, kita tidak akan bisa ‘cerdas’ lagi dalam memilih makan7,8).
Jagalah supaya tubuh makin cerdas sehingga kita akan selalu bahagia dan menjadi tambah sehat, tambah bugar, tambah keren dan makin ceria.
Mau?
catatan:
Bagaimana dengan mereka yang fruitarian, likuidarian dan akhirnya breatharian? Mengapa mereka tetap sehat dan tidak kurang apapun?
Kalau mereka melakukannya dengan benar, yaitu jika mereka melakukannya…….
pada saat tubuh sudah mulai bisa mengambil atau mengubah berbagai zat yang di udara, di tanah dan segala sesuatu di sekeliling mereka termasuk matahari, …
dari pernafasan dan pori-pori tubuh mereka, menjadi vitamin, mineral bahkan juga karbohidrat dan protein.
Kalau tubuh sudah prima, kalau lingkungan baik, kalau persyaratan seperti di atas sudah memadai, siapa takut tanpa sayur segar berwarna hijau juga? Buah pun menjadi tidak perlu bukan?
(Konsultasikan atau ikuti petunjuk mereka yang benar-benar ahli dalam bidang breatharian atau inedia bila ingin mencoba atau melakukannya)
Seyogyanya juga buka catatan berikut :
1.       Victoria Boutenko MA, “Green for Live, The Updated Classic on Green Smoothie Nutrition, Nort Atlantic Books, Berkeley California, 2010.
2.       Hyperkalemia (High Blood Potassium)
3.       Berapa Banyak kita Harus Minum Air dalam Sehari?
4.       Banyak Minum Air, 1
5.       Banyak Minum Air, 2
6.       Banyak Minum Air, 3
7.       Mengapa kita terus Ketagihan Makan yang kurang Baik?
8.       Mengatasi Ketagihan Makanan Buruk
World Vegan World Peace

No comments yet»

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: