SumanSutra

"Am a Vegan and Green to Save the World" twitter: @sumansutra fb:sumansutra LinkedIn: sudarman email: sumansutra@gmail.com

Benarkah Buah Menyebabkan Masalah pada Gula Darah?

Benarkah Buah Menyebabkan Masalah pada Gula Darah?


Setelah makan buah, gula darah kita akan meningkat dan kembali turun beberapa saat kemudian. Tetapi, tidak hanya buah, hal itu juga terjadi tiap kali kita makan, apapun yang kita makan.  Yang penting adalah seberapa cepat gula darah itu kembali ke normal.

 

Proses pengembalian ini berlangsung lambat untuk makanan-makanan yang paling sulit dicerna seperti ‘daging hewan’ dan ‘tepung’. Dan hal ini lah yang menyebabkan terjadinya hiperglekemia, diabetes tipe II dan perkembangan kandida (semacam infeksi jamur di kelamin).

 

Sebaliknya, buah sangat mudah dan cepat sekali dicernakan. Hanya dalam beberapa menit setelah makan buah, tubuh kita akan sudah mampu memulai proses mengedarkan gula dari dalam darah itu ke sel-sel kita.

 

Jadi, sekalipun makan buah meningkatkan kadar gula darah kita, apakah hal ini buruk untuk kesehatan? Sama sekali tidak. Sepanjang gula darah kita tidak terus meningkat dan tidak melewati batas (70-145 mg/dL), tak ada yang perlu kita risaukan.

 

Sepanjang kita makan dengan pola makan sehat yang terdiri atas buah, sayur dan sedikit sekali lemak nabati maka kita tidak akan mengalami masalah gula darah. Yang paling penting adalah membatasi jumlah lemak (lemak apapun, nabati atau tidak) yang kita konsumsi.

 

Jika kita mengkonsumi makanan yang banyak gula dan tinggi lemak maka kemungkinan besar kita akan mengalami masalah pada gula darah.

 

Yang sering disebut “raw food” tetapi masih berlemak adalah : buah apukad, biji, minyak (sekalipun minya zaitun extra virgin), dst.

 

Mari banyak makan buah (mangga, pepaya, pisang dst) dan menjadi lebih segar bugar!


Makanan mentah atau makanan kehidupan atau living food adalah makanan yang masih mengandung berbagai enzim kehidupan (berasal dari energi matahari melalui proses fotosintesa) dan yang tidak dipanaskan di atas 45 derajat Celsius. Daging, telur, ikan dan susu mentah tidak termasuk ke dalam golongan makanan kehidupan karena mereka tidak lagi mengandung enzim kehidupan.

No comments yet»

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: