SumanSutra

"Am a Vegan and Green to Save the World" twitter: @sumansutra fb:sumansutra LinkedIn: sudarman email: sumansutra@gmail.com

Bagaimana Mencegah dan Mengatasi Kanker

Yang paling mengejutkan adalah apa yang dikatakan oleh Hippocrates, yaitu bahwa “Tidak Ada Pengobatan untuk Kanker”.

“Tapi, kenapa banyak orang yang bisa sembuh dari kanker?”, begitu pertanyaan kita lebih lanjut.

Kalangan medis akan memberikan perlakukan yang menyeramkan seperti membakar, memarut, memasukkan senyawa yang membakar, arus listrik, laser dan juga menggunakan peralatan yang sangat panas.

Para ahli herbal akan memberikan berbagai jenis akar atau dedaunan untuk menyerang kanker. Beberapa dari mereka bahkan mengklaim bahwa jamunya itu lebih hebat dari kemoterapi tanpa memberikan efek samping karena merupakan obat alami. Lagi-lagi mereka menggunakan cara yang mengerikan, yaitu penyerangan atau penghancuran.

Padahal sesungguhnya kanker bukanlah benda asing. Kanker itu tidak menyerang, tetapi terjadi. Sel-sel kanker dan jaringan kanker merupakan modifikasi dari sel dan jaringan tubuh.

Sel kanker dan sel normal memiliki unsur dan senyawa (komposisi kimia) yang sama. Hanya saja kalau sel normal punya rumah, sel kanker tinggal di mana-mana. Sel normal membelah dan berhenti pada waktu tertentu, tetapi sel kanker tidak. Sel kanker tidak tahu kapan mereka harus berhenti membelah dan mereka berkembang secara tidak teratur.

Asal mula timbulnya kanker1):

–      Kondisi saraf otot lemah

–      Keracunan

–      Iritasi

–      Peradangan

–      Luka Radang atau Borok

–      Pengerasan

–      Kanker

Berbagai cara penyerangan seperti operasi, radiasi, kemoterapi, mengkonsumsi suplemen antioksidan banyak dilakukan orang agar sembuh dari kanker bahkan digunakan juga untuk mencegah agar kanker tidak berkembang lebih lanjut. Mereka tidak pernah tahu bahwa Hippocrates mengatakan bahwa “tidak ada pengobatan terhadap kanker”, karena kanker bukanlah “penyakit”. Mereka juga tidak pernah ingat bahwa semua cara itu tidak akan pernah bisa menyembuhkan diri dari kanker.

Banyak yang pernah merasa sembuh dari kanker tetapi kemudian kambuh lagi dan meninggal karena kanker yang sama.

Begitu banyak bahaya yang ditimbulkan oleh suplemen vitamin dan suplemen antioksidan, seperti: vitamin C, zat besi, vitamin E, betacarotene dst, juga suplemen herbal seperti madu, teh hijau, kulit manggis, daun apukat, susu soya, makan tempe mentah dst. Akankah kita melakukan kemoterapi untuk mencegah kanker? Begitu juga, akankah kita mengkonsumsi suplemen untuk mencegah kanker?

Lalu bagaimana mencegahnya ?

•      Jangan stres. (Selalu bersyukur untuk menghindari stres)

•      Hindari lingungan yang buruk (penuh polusi, termasuk air dan udara, juga asap rokok dan asap pabrik)

•      Cukup paparan sinar matahari

•      Konsumsi Makanan yang Cocok untuk Tubuh. Apalagi kalau bukan buah segar manis matang tak berlemak musim murah dan kalau bisa gratis serta sayur segar organik berwarna hijau?

 

Dengan hanya atau membiasakan diri dengan sebagian besar pola makan kita adalah mengkonsumsi buah segar matang manis tak berlemak dst. serta sayur segar berwarna hijau tadi maka kita akan lebih mudah bersyukur kepada Tuhan. … dan makin kita bersyukur kepada Tuhan, kita juga makin menikmati makanan segar semacam itu juga.

..dan begitu seterusnya, semuanya akan saling terus meningkatkan…

 

Tapi, bagaimana mengatasi kanker atau kalau kita sudah menderita kanker?

•      Selalu bersyukur

•      tidak memberikan habitat yang baik bagi sel kanker untuk berkembang & tidak memberikan energi untuk sel kanker untuk mendu-plikasikan diri.

 

Berdamailah dengan Kanker …

•      Karena kanker bukan musuh kita, tapi adalah bagian dari tubuh kita

•      Selalu bersyukur kepada Tuhan akan membuat kita lebih santai dan menerima apa adanya hingga perjuangan melawan kanker itu menjadi usai. Kalau sudah sangat bersyukur, kita tak akan begitu menderita dan stres juga sangat berkurang. Semangat hidup akan muncul karena kehidupan justru lebih terasa nikmat. Hanya mengkonsumsi buah segar manis tak berlemak dan sayur organik berwarna hijau atau bahkan ‘berpuasa’ pun sudah bukan merupakan beban baginya.

•       

Apa yang kita lakukan terhadap mereka yang terkena kanker?

•      Kasih sayang dan perhatian lebih banyak

•      Jangan paksakan untuk makan ini dan itu, sekalipun itu buah segar dan sayur segar

•      Sadarilah bahwa kanker bukanlah musuh kita

•      Berikan kasih sayang yang lebih banyak sebagai nutrisi utama baginya!

Testimoni

Sambil makan sayur segar dan buah, acara diakhiri dengan testimoni Ibu Stephani yang sembuh dari kanker payudara dengan cara mengatur pola makan. Ibu ini dengan ketat menghindari gorengan, makanan berlemak. makanan kemasan,  menghindari produk hewani, menghindari MSG dan berbagai macam bumu, serta juga banyak mengkonsumsi buah segar dan sayur segar.

Terima kasih banyak Bu Stephani!

Seorang peserta mengatakan, “Betul itu, sayur mentah bisa sembuhin kanker, saya dulu juga kanker dan sembuh karena rawfood dan banyak makan sayur hijau segar!”

Hehehehe.., “Bukan Bu, bukan sayur itu yang menyembuhkan, tetapi karena ibu hanya makan “mentah” atau makan buah segar dan sayur segar saja maka tubuh memiliki kesempatan yang besar untuk memperbaiki dirinya sendiri”..

Kapan kita ketemu lagi? Tanggal 30 Juni 2014 ya, Bu Melani?

Salam segar bugar sepanjang masa selalu….

1) https://groups.google.com/forum/#!searchin/segarbugarsepanjangmasa/kanker|sort:relevance/segarbugarsepanjangmasa/abR2VkgYSME/UeP6dyA2uXAJ

 

No comments yet»

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: