SumanSutra

"Am a Vegan and Green to Save the World" twitter: @sumansutra fb:sumansutra LinkedIn: sudarman email: sumansutra@gmail.com

From Crisis to Peace (Dari Krisis menjadi Damai)


To read/download online:

English

Bahasa Indonesia

中文

Español

한국어

(Foreword, for English Scroll Down)

Kata Pengantar

Dalam berbagai konferensi video, wawancara dengan para jurnalis, dan pertemuan dengan para siswa di tahun-tahun terakhir ini, Maha Guru Ching Hai telah berbicara tentang keadaan darurat yang terus meningkat tentang krisis iklim di Bumi saat ini. Sebagaimana yang beliau nyatakan, “Planet kita adalah sebuah rumah yang sedang terbakar. Jika kita tidak bekerja sama dengan semangat kesatuan untuk memadamkan api itu, kita tidak akan memiliki rumah ini lagi.” Tetapi beliau juga memberikan solusi yang mengangkat bagi umat manusia, solusi yang dengan mudah dapat dilakukan oleh setiap individu: “Jadilah vegan untuk menyelamatkan Bumi.”

Ketika krisis meningkat, bencana-bencana alam merenggut puluhan ribu jiwa dan mengusir jutaan dari rumah-rumah mereka, dengan kerugian finansial hingga miliaran dolar. Meningkatnya permukaan air laut telah menenggelamkan 18 negara-negara kepulauan dan mengancam banyak lainnya. Selain itu, pola curah hujan yang tidak menentu dan meningkatnya kekeringan telah mempengaruhi banyak wilayah, karenanya hal ini memperparah kekurangan pangan dan air. Dan para ahli iklim memperingatkan akan datangnya kondisi cuaca yang jauh lebih ekstrem, dengan kemungkinan adanya “pemanasan global tak terkendali.”

Dalam buku ini Maha Guru Ching Hai menyajikan faktor-faktor utama yang terkait dengan pemanasan global, dan yang lebih penting, akar penyebabnya: industri peternakan.

Faktanya, banyak penelitian ilmiah yang mendukung pandangan Maha Guru Ching Hai, yang telah beliau jabarkan selama lebih dari dua puluh tahun. Pemeliharaan hewan untuk makanan tidak hanya memboroskan jumlah air yang berharga, tanah, dan energi yang tak terhingga, tetapi juga menyumbang bagi 51% emisi gas rumah kaca di planet ini secara mengejutkan.

Karena itu, seperti yang Maha Guru Ching Hai katakan, adalah hal yang logis bahwa menghentikan produksi daging dan “menjadi vegan” atau menerapkan pola makan nabati akan segera mengurangi suhu global, memulihkan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh peternakan dan mengurangi biaya-biaya untuk meredam perubahan iklim sampai triliunan dolar. Juga, peralihan itu mampu mencapai hasil-hasil tersebut hampir sepenuhnya tanpa dampak negatif bagi planet ini dan masyarakat. Kebalikannya, memangkas karbon dioksida yang dihasilkan oleh industri dan sektor transportasi dapat menimbulkan dampak kehancuran ekonomi. Lebih jauh lagi, sebagian besar teknologi hijau membutuhkan waktu tahunan untuk berkembang, sementara pemotongan emisi metana dapat dicapai seketika dengan setiap hidangan vegan. Jadi menerapkan cara hidup vegan adalah solusi termudah, tercepat, dan termurah bagi krisis iklim, dan juga merupakan satu-satunya penyelamat kita karena kita tidak punya banyak waktu.

Banyak ahli iklim, aktivis lingkungan, dan pejabat pemerintah mulai mendukung pendekatan ini untuk menyelamatkan Bumi dari dampak perubahan iklim yang terburuk. Suara-suara mereka terangkum dalam laporan Perserikatan Bangsa Bangsa Juni 2010 yang mendorong transisi global dari pola makan hewani ke nabati, menggaungkan permohonan genting Maha Guru Ching Hai: Siapa pun yang memiliki kekuasaan untuk mengambil keputusan harus mengambil langkah berani untuk memberlakukan hukum yang segera memfasilitasi peralihan ini.

Mungkin yang bahkan jauh lebih merusak dibandingkan jejak-jejak karbon kita yang telah menyebabkan krisis iklim ini adalah jejak-jejak berdarah yang kita ciptakan dalam penjagalan miliaran hewan ternak tak berdosa setiap tahunnya. Maha Guru Ching Hai memperingatkan bahwa kejahatan moral ini telah mencapai proporsi global, dimana tindakan kekerasan kita kembali kepada kita dalam bentuk bencana-bencana alam: “Apa yang kau tabur, itulah yang kau tuai.” Hal ini adalah ajaran universal yang ditemukan dalam seluruh kitab suci agung di dunia.

Memang, umat manusia sedang menghadapi titik balik krusial. Kita hanya punya satu kesempatan untuk menyelamatkan planet ini dan sekaranglah saatnya. Hanya dengan menerapkan pola makan nabati yang penuh kasih, menyelamatkan hidup maka kita dapat mengusir kegelapan yang menyelimuti kita. Dan langkah kecil ini nantinya akan memacu umat manusia ke tingkat kesadaran yang lebih tinggi. Kita akan memulihkan keharmonisan di planet Bumi sehingga menuntun kita menuju Zaman Keemasan yang damai, indah, dan penuh kasih. Sebagaimana yang dijanjikan oleh Maha Guru Ching Hai, kita akan menikmati Surga di Bumi.

Marilah kita semua meraih kesempatan ini dan melakukan perubahan hari ini. Marilah kita semua memilih untuk berevolusi dan mengangkat peradaban dan planet kita.

Staf Editorial

Foreword

At video conferences, in interviews with journalists and at gatherings with disciples in recent years, Supreme Master Ching Hai has spoken with increasing urgency about Earth’s current climate crisis.  As she states, “Our planet is a house that is burning. If we don’t work together with a united spirit to put out the fire, we will not have a home anymore.” But she also offers humankind an uplifting solution, one that every individual can easily achieve:  “Be veg to save the planet.”

As the crisis escalates, natural disasters are claiming tens of thousands of lives and displacing millions from their homes, with financial losses amounting to billions of dollars.  Rising sea levels have already submerged 18 island nations and are threatening many others.  In addition, irregular rainfall patterns and intensifying droughts are affecting many regions, thus worsening food and water shortages.  And climate experts warn of even more extreme weather conditions to come, with the possibility of “runaway global warming.”

In this book Supreme Master Ching Hai presents the major factors associated with global warming, and more importantly, its root cause: the livestock industry.

In fact, many scientific studies support Supreme Master Ching Hai’s view, which she has expounded for over twenty years. The raising of animals for food not only wastes massive amounts of precious water, land and energy, but also contributes to a staggering 51% of the planet’s greenhouse gas emissions.  Livestock farming is also the greatest single source of atmospheric methane, a much more powerful greenhouse gas than CO2, but one with a shorter lifespan.

Thus, as Supreme Master Ching Hai says, it is only logical that halting meat production and “becoming veg” or adopting a plant-based diet will immediately reduce global temperatures, heal the environmental ills caused by livestock and reduce the costs of mitigating climate change by trillions of dollars.  Also, such a shift can achieve these results with virtually no negative impact on the planet and society.  In contrast, similar cuts in the carbon dioxide produced by industry and the transport sector could have devastating economic effects.  Furthermore, most green technologies take years to develop, while cuts in methane emissions can be achieved immediately with every vegan meal.  So adopting the vegan lifestyle is the easiest, quickest and least costly solution to the climate crisis, and it is also our only salvation because we are running out of time.

Many climate experts, environmentalists and government officials have already begun advocating this approach to saving the earth from the worst effects of climate change.  Their voices culminated in the June 2010 United Nations report urging a global transition to a meat- and dairy-free diet, echoing Supreme Master Ching Hai’s urgent plea:  Everyone who has decision-making power should take the courageous step to enact laws that immediately facilitate this shift.

Perhaps even more devastating than our carbon footprints that have caused the climate crisis are the bloody footprints we leave behind in slaughtering billions of innocent farm animals each year.  Supreme Master warns that this moral crime has reached global proportions, as our violent acts come back to us in the form of natural disasters: “As you sow, so shall you reap.” Such is the universal teaching found in all the world’s great scriptures.

Indeed, humankind is facing a crucial turning point.  We have only one chance to save the planet and the time is now.  Simply by adopting the benevolent, life-saving, plant-based diet we can dispel the darkness engulfing us. And this small step will in turn propel humankind into a higher level of consciousness.  We will restore harmony to planet Earth and thus usher in the Golden Era of peace, beauty and love.  As Supreme Master Ching Hai promises, we will then have Heaven on Earth.

Let us all seize the opportunity and make the change today.  Let us all choose to evolve and elevate our civilization and the planet.

The Editorial Staff

%d bloggers like this: