SumanSutra

"Am a Vegan and Green to Save the World" twitter: @sumansutra fb:sumansutra LinkedIn: sudarman email: sumansutra@gmail.com

Hasrat Untuk Menyimak


http://www.facebook.com/home.php#!/notes/ngurah-agung/hasrat-untuk-menyimak/451766523722

Hasrat untuk Menyimak.

Alkisah, ada seorang pemuda pencari Kebenaran yang mendengar kabar bahwa di daerah pantai tertentu dapat mendengarkan suara lonceng dengan kontemplasi khusus. Suara lonceng ini —menurut cerita penduduk setempat— dapat terdengar dengan jelas oleh para meditator, karena lonceng ini berasal dari sebuah kuil dengan ribuan lonceng yang tenggelam ribuan tahun yang lalu.

 

Sang pemuda, dengan begitu bersemangat, melakukan meditasi di tepi pantai, hanya untuk mendengarkan suara lonceng itu. Siang dan malam ia mencoba mencari suara lonceng di antara deburan ombak, namun sesudah seminggu lewat, yang terdengar hanyalah suara ombak.

 

Akhirnya pemuda ini merasa putus-asa. Timbul keraguan dalam dirinya kalau kemungkinan besar cerita mengenai lonceng ini hanyalah takhayul atau memang ia tidak berjodoh untuk mendengarkan suara lonceng itu. Ia memutuskan untuk berhenti dari usahanya yang sia-sia itu.

 

Pagi hari berikutnya, ia sudah bersiap-siap untuk berpisah dan mengucapkan selamat tinggal kepada semuanya. Kepada laut, kepada karang, kepada pohon, kepada langit, kepada angin……, semuanya disampaikan selamat tinggal. Terakhir, pemuda ini menyandarkan dirinya di pohon tempat ia bermeditasi selama seminggu ini; matanya dipenjamkan untuk mendengarkan suara ombak, tanpa memperdulikan lagi suara lonceng. Betapa indahnya suara ombak itu. Baru kali ini ia merasakan dan menyadari betapa merdunya suara ombak itu……. dan tanpa ia sadari…..diantara deburan ombak itu….tiba-tiba terdengar suara lonceng,…. bersahut-sahutan,…..suara ribuan lonceng……

 

***

 

Cerita mistik yang penuh makna spiritual tinggi ini sudah sering diceritakan kembali oleh banyak Guru-guru Agung terdahulu. Kalau tidak salah, Anthony de Mello juga senang akan cerita ini.

 

Guru Agung Lau-Zi mengatakan, “ …didengar tidak kedengaran sehingga dikatakan tidak bersuara..” dan “Dengan selalu meniadakan keinginan aku melihat keberadaan Tao.”

 

With peace,

~ Suman*

__________________________

*) Saudara Suman adalah Saudara kita, pendiri dan pemilik milis Meditasi Kasih — Semedi: http://groups.yahoo.com/group/semedi/

Yang disajikan ini telah disunting oleh NR.

Edisi sebelumnya bisa dibuka di: http://groups.yahoo.com/group/BeCeKa/message/20472.

 

%d bloggers like this: